Pagi hari ini Vella akan bersekolah di bandung karena dia selalu mengikuti keluarga nya yang selalu berpindah pindah tugas saat ini dia berada di sekolah darma wisma hari pertama dia masuk
Saat sampai di sekolah banyak murid yang berdatangan juga tetapi Vella sangat berasa janggal di sekolah ini ada yang tidak beres di sekolah ini
Akhir nya dia untuk berfikir positif dan dia melanjutkan untuk mencari kelas nya tiba tiba
Bruk
"Ah maaf saya tidak sengaja" ucap Vella sambil menggambil kacamata nya yang terjatuh dan berdiri
"Tidak apa apa , boleh kita berkenalan ?" Ucap cowo yg di tabrak itu sambil mengulurkan tangan
"Nama ku vella aprilia" sambil menjabat uluran tangan nya
" Nama gua Alfian devanian" ucap cowo itu
"Lu anak kelas mana" lanjut nya
"Saya anak kelas XI - IPA 1 saya pindahan dari Jakarta " ucap Vella
"Kita sekelas ayo gua antar kek kelas sekalian gua kek kelas" ucap Alfi
Vella dan Alfi menuju kelas saat Vella melewati laboratorium itu Vella hampir terkejut pasal nya dia menemuka alat yang bergerak sendiri di labolatorium itu dan dia pun melanjutkan jalan menuju kelas bersama Alfi
"Ini kelas kita" ucap Alfi
"Baiklah terimakasih" ucap Vella
Alfi dan Vella menuju bangku masing masing sesampai Vella di bangku itu Vella merasa tidak nyaman ada hal yang membuat Vella menahan agar tidak ada yang merasuki nya dan akhir nya dia bisa menahan semua itu
Akhirnya jam pelajaran pun di mulai hingga jam istirahat dan vella berhasil menahan dari tadi , Vella merasa tidak nyaman saat berada di kantin banyak hal yang ada di pikiran dia tentang pembuhunan berantai di sekolah ini
Sekarang dia makan di kelas nya dan ada teman kelas nya yang nyamperin diaa
"Hai boleh kenalan?" Ucap cewe itu
"Boleh" ucap Vella
" Nama gua Adinda William"
"Nama saya Vella Aprilia"
"Gak usah formal sama gua vel" ucap dinda
"Oke baiklah" jawab Vella
"Lu anak baru di sini?"tanya Dinda
"Iya gua anak baru di sini" jawab Vella
"Lu tidak ke kantin?" Lanjut Vella
"Gak kok gua mau temenin lu aja , kayak nya lu orang yang berbeda dari kita kita"jelas dinda
"Maksud nya berbeda din"
"Ah gak papa papa lu lanjut makan
aja"
Akhir nya mereka bercerita bercerita hal yang random sampai akhir nya meraka masuk dan pelajaran pun di mulai kembali hingga pulang sekolah
di rumah Vella merasa kan pusing yang membuat kepala nya berat dia tidak mengerti apa yang terjadi pada dia dan dia berteriak sakit seakan ada yang mencengkram kepala nya itu hingga kacamata nya terjatuh
Orang tua Vella khawatir akan kondisi anak nya ayah Vella pun membacakan ayat kursi dan tiba tiba Vella pun jatuh pingsan dan kembali sadar dia kaget dan tidak tahu apa yang terjadi
YOU ARE READING
the ghost school
Horrormenyimpan sebuah misteri di balik gedung sekolah konon yang sangat menyeramkan
