Mari kita pergi.
Meninggalkan anak-anak yang tak tumbuh.
Meninggalkan masa lalu yang sudah menjadi masa kini.
Meninggalkan kota yang tak lagi tertata.
Keadaan sudah semakin memaksa.
La budda,
Ke sebuah tempat yang tak butuh.
Di mana kata sudah tidak lagi dibaca.
Sekalipun kalimat sudah tidak bisa lagi dieja. Tapi kata-kata masih bisa kita susun dengan seksama.
Sekali lagi, mari kita pergi.
Cerita bisa kita panen di mana saja.
Terimakasih.
Semoga aku, dia, mereka, tetap menjadi kita.
Cianjur, 23 Juli 2020
