"Goresan Tinta Pejuang Muda"

38 6 8
                                        

Sebuah langkah tanpa arah,
sosok hamba yang ingin keluar dari gelapnya pandangan rabun nan pekat.
Berharap melihat cahaya yang akan membantunya untuk bangkit. Berulang kali ia terjatuh.
Begitu banyak cacian yang ia dengar, begitu banyak air mata yang ia curahkan.

Ia adalah sosok hamba yang dituntut untuk melakukan semuanya dengan baik,atas aturan yang telah ditetapkan.
Namun apalah daya ketika ia menjalankan amanah dengan baik, cacian demi cacian terlontarkan dari setiap mulut yang merasa tak berdosa.
Hujatan demi hujatan begitu memukulnya, ketika dihadapkan dengan hal tersebut hamba tidak membalas sedikitpun perkataan mereka.
Hamba hanya diam,karena hamba tau apa yang hamba lakukan itu sesuai aturan dan ketetapan.

Ada 2 pilihan saat itu,
"Disini hamba akan bertekuk lutut dihadapan mereka karena menyerah atau hamba akan mengangkat kepala karena kebenaran."
Di setiap tugasnya ia selalu menjalankannya dua kali lipat tenaga yg ia keluarkan.
Ia selalu berkata
"Ada 2 pilihan saat ini,Kau yang mengejar waktu atau kau yang dikejar oleh waktu, lengah sedikit saja kau akan diperbudak oleh waktu, karena disetiap detiknya sangat berharga, jangan pernah sia-siakan waktu."
Saat itulah ia mulai bangkit dan memilih untuk mengejar waktu.

Sangat sulit berada diposisi hamba ini,begitu banyak cacian dan hujatan karena kebenaran hamba.
Melihat semua ketidak Adilan ini mengingatkan hamba bahwa Allah SWT lah yang maha Adil, dunia hanya sementara dan perlahan raga ini akan fana termakan waktu.
Lihat dirimu dihadapan cermin,kau mulai menua hari demi hari.
Apa yang telah kau kerjakan selama ini, ingatlah jangan pernah tangisi waktu yang telah berlalu.

Perlahan hamba bangkit dan tetap melaksanakan amanah dengan baik, begitu banyak cacian terlontar dari mulut yang tak merasa berdosa itu, membuat hamba acuh dan tidak memperdulikannya.
Hamba hanya diam dan tetap menjalankan tugas dengan baik.
Rintangan demi rintangan semakin hari semakin menghantam hamba.
Namun hamba tetap berusaha berdiri ditengah gelapnya kabut hitam pekat ini.
Berusaha mengungkapkan keadilan, yang seharusnya ada.

Next comming soon >>

Goresan Tinta Pejuang MudaMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon