YOUNGJAE

16 6 1
                                        

Kamu sedang berada di taman berasma sahabat kecilmu, Youngjae. Kalian sering menghabiskan waktu bersama

Tapi kali ini, sesuatu membuatmu sedih karena dia harus pergi

"Y/n, aku harus mengikuti kemiliteran, aku rasa usiaku sudah cukup" Katanya sembari memainkan ujung bajunya

"Apakah harus secepat itu?" Tanyamu agak sedih karena dia akan pergi "Lalu siapa yang akan menemaniku bermain hujan lagi?"

"Ayolah, kita sudah tumbuh besar Y/n, kita tidak mungkin main hujan hujanan lagi, tapi jika kau ingin, kau tinggal ingat aku saja"

Akhirnya hari dimana dia pergi tiba, kamu mengantarnya ke bandara dengan rasa sedih, disepanjang perjalanan kamu terus menangis di pelukannya

"Sudahlah, jangan menangis lagi, aku akan kembali nanti, kau doakan saja aku dan jaga dirimu Y/n"

"Kau juga harus jaga dirimu Youngjae" Katamu sambil mengusap air mata

Akhirnya dia pergi, kau melihatnya langkahnya yang menjauh lalu kamu tidak melihat punggungnya lagi

Hari hari berlalu, kamu dirudung kesepian, sudah beberapa bulan dia mengikuti kemiliteran, namun dia tidak kunjung membalas suratmu

Di bulan pertama, kedua, ketiga, sampai kelima, dia masih membalas surat yang kamu kirimkan

Kamu selalu melihat hujan, tertawa kemudian menangis, kamu sadar bahwa kamu memiliki rasa yang lebih kepadanya

Tidak ingin hanya sahabat tapi juga sebagai pacarnya, kamu sangat dilema dan gelisah tentang perasaanmu, dan gelisah tentang kabarnya

Setelah dua tahun berlalu, akhirnya dia mengirimimu surat, dia bilang akan kembali besok, dia ingin kamu menjemputnya besok

Kamu sangat senang dan bersyukur karena akan bertemu dengannya dan akan menyatakan perasaanmu

Hingga hari esok tiba, kamu pergi ke bandara menggunakan mobilnya, kamu menunggu di kursi tunggu sembari memegangi minumanmu

Tiba tiba saja, kamu mendengar pengumuman bahwa pesawat yang dinaikinya kehilangan kontak

Seketika rasanya kamu mau pingsan, kakimu terasa langsung lemas, tidak ada hal lain yang kamu lakukan selain menangis

Hingga hari hari berlalu, kamu sedang menonton berita di tvmu, dan beritanya mengabarkan bahwa pesawat XXXX ditemukan

Kamu sangat berharap dia masih hidup, namun nihil, mereka membacakan nama korban yang ditemukan tewas

Choi Youngjae. Nama itu ada di list korban ditemukan, tapi naas dia tidak terselamatkan

Kamu hancur, menangis sambil melempar semua benda yang ada di ruanganmu

Akhirnya hari pemakaman tiba, kamu tidak sanggup melihatnya, kamu hanya bisa menangis lemah

Dia dikuburkan diiringi doa untuk kepergiannya, lagi lagi tangismu pecah ketika melihat tanah yang mulai dijatuhkan ke makamnya

Pemakaman selesai, kamu masih berdiri tepat di depan makamnya, kamu berjongkok sambil mengusap lembut batu nisannya

"Youngjae" Katamu sambil menangis "Aku mencintaimu"

Hanya itu yang bisa kamu ucapkan, kamu melamun sambil mengusap pelan makamnya, dan akhirnya kamu pulang kerumahmu dengan perasaan sedih

Hari, bulan, tahun berlalu, kamu tidak bisa melupakannya, setiap hujan, kamu selalu tertawa kemudian menangis karena mengingatnya

Sekarang, hanya senyuman dan memori indah bersamanya yang bisa kamu simpan baik baik dihatimu

The End.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 25, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

IMAGINEWhere stories live. Discover now