kisahku 01

15 3 0
                                        

Aku adalah seorang wanita yang berasar dari sebuah desa,yang seperti anak lainnya bermain dengan teman - teman seusiaku...
Aku bersekolah disalah satu sekolah terbaik disini..disaat aku menginjak sekolah menengah pertama aku bertemu dengannya..tanpa sengaja aku melihatnya..

Iya dialah orang pertama yang mampu mengalihkan aku dari segala titik fokusku,dialah yang mampu membuat hati dinginku mencair dan detak jantungku berdetak kencang,dia yang mampu membuatku terpaku dan rasanya setelah pertemuan sengaja itu membuat segala isi pikiranku kini hanya dia,bukan seperti dulu yang penuh akan titip fokusku terhadap tumpukan buku - buku itu..

Dua bulan berlalu,hingga di bulan ketiga aku berkenalan dengannya menjalin asa penuh kasih sayang,ia mungkin dari dia aku menemukan sosok seperti abiku,dia yng begitu penuh dengan keharmonisan,tingkahnya yang lucu,tutur katanya yang lembut nan sopan,dan sikapnya yang penyayang mampu meluluhkan hatiku,namun dibalik semua itu ini adalah awal kebodohan dan kehancuranku

Awal dimana aku harus menerima dan menelan keputusan pahit,yang mengharuskanku kembali dingin bak kutub utara bahkan benua atlantik mungkin,hari - hari berlalu aku bersamanya manejalani kisah yang sebagian orang mengatakan takkan mampu menjalaninya...

Bagaimana tidak aku menjalani kisah itu dengan terhalang jarak yang beribu - ribu kilometer jauhnya,dengan waktu yang begitu singkat bahkan untuk berkabarpun dibilang hanya ada waktu 30 menit sekali,selain itu semua orang meruntuki diri ini,mereka selalu bilang betapa bodohnya kau ini,menanti tanpa sebuah kepastian,liat dia disana bersenang - senang dengan yang lain..
Namun aku enggan mendengarkan ucapan mereka,bagiku mereka itu tidak mengerti apa yang sedang aku jalani dan janji yang sempat terucap...

Iya bukankah janji itu sebuah hutang yang harus kau tepati...
Dulu dia mengucapkan untuk tetap setia denganku,untuk tetap selalu ada untukku,dia akan tetap selalu menjagaku...ah betapa bodohnya diri ini itu semua hanya omong kosong belaka yang entah kenapa aku percayai begitu saja...

Seperti biasa aku bersekolah disini dan ia pun disana dengan dunia kerjanya yang entah ku tau disana dia berbuat apa...satu tahun berlalu dia pun menghilang tanpa kabar yang ku tau...
Dia pun pergi entah kemana,namun diri ini tetap setia menantinya..

Hingga suatu hari aku melihatnya dia sungguh tega memasang fotonya dengan yang lain di sebuah akun media sosial,seketika itu aku diam membisu tubuhku membeku,hatiku terasa sakit seperti ada yang menusuk di dalam relung hatiku ini,setiap hari aku lalui dengan sebuah senyum palsu disaat aku tau kebohongan yang ia lakukan atas diriku,bahkan janji yang dia ucapkanpun dia ingkari sendiri...

Hari berganti waktu berputar seakan kenangan itu tak pernah hilang dari hati dan pikiranku,ketika aku berusah untuk melangkah pergi saat itulah pikiran dan hatiku begitu nyata tertuju padanya....
Aku terdiam menangisi nasib yang entah sampai kapan aku harus tutupi yang entah sampai mana aku mampu...

Hanya mampu berdoa kepada sang maha kuasa jika memang dia untukku aku ingin sekali melihat dan membelainya,langkahku saat itu tak tau arah berjalan. Namun satu keyakinan dalan hati entah ini sebuah petunjuk dari allah atau bukan begitu kuat...

Setelah dua tahun berlalu aku menyusuri mencari arah langkah tujuan yang tiada pasti ini,entah allah begitu baik bagiku entah memang dia di takdirkan untukku dia datang kembali menyapa dalam kehidupanku..
Aku merasa sangat bahagia karena dia yang ku tunggu,yang ku sayangi setalah keluargaku datang kembali,dengan sikap dan perlakuan yang masih sama kepadaku...

iya disitu aku kembali dengan dia kini hubunganku dengannya tak seperti dulu kini justru sangat baik dan berjalan bersama dalam impian yang nyata,apapun halang rintangnya kami selalu melewatinya..setelah aku lulus sma aku kembali ke kota asalku,iya karena aku bersekolah di tempat nenek dan kakek ku...bersama ibuku dan abangku,aku kembali ke kota yang paling aku rindukan setelah 12 tahun lamanya aku meninggalan kota itu...

Aku bekerja disalah satu perusahaan ternama tanpa aku ketahui dia pun bekerja di tempat yang sama,pagi yang cerah atasanku mengutusku kesebuah cabng perusahaan itu dan aku pun mengiyakan karena ini merupakan tugas,sebagai bawahan aku harus patuh padanya..

Singkat cerita aku tiba di salah satu gedung menjulang tinggi yang terletak masih di kota itu namun berbeda kecamatan,aku berjalan menelusuri lorong - lorong gedung tersebut tanpa kusadari aku bertabrakan dengannya. Ketika itu aku merasa kaget bukan main,aku bingung dengan sejuta pertanyaanku mengapa dia ada disini?apakah dia bekerja disini?itulah pemikiranku hingga dia pun angkat bicara dan membuyarkan pikiranku,dia mengajakku untuk pulang bersamanya..

Aku pun mengiyakannya namun aku tau dengan jarak dan batasan...karena kita bukan mahram...
Dua minggu berlalu dia pun memintaku untuk mengenalkannya kepada orang tuaku,dan aku pun mengiyakan kenapa tidak toh hubunganku bersama dia sudah lama..aku berpikir demikian..hingga waktu yang di tentukan pun tiba...

Dan dia bertemu orang tuaku entah apa yang dia katakan aku pun merasa deg degan karena aku sungguh tak percaya atas ucapnnya...

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 24, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Dear DearyWhere stories live. Discover now