Satu

48 2 0
                                        

Dikamar yang penuh dengan alat lukis dan dindingnya dipenuhi dengan berbagai lukisan indah hasil karya yang tak bisa semua orang lakukan, diranjang besar berwarna pink terdapat gadis imut nan cantik itu tertidur pulas sambil memeluk kucing berwarna abu abu berbulu lebat waktu menunjukkan jam 6 pagi mata gadis itu masih tertutup erat tangannya masih setia memeluk erat hewan berbulu lebat itu

Ceklek

Pintu warna pink terbuka menyambut wanita paruh baya yang masih terlihat cantik bahkan umurnya sudah menepati kepala dua

" Meysa sayang bangun ini udah pagi bukanya hari ini kamu harus bangun pagi? " gadis itu hanya bergelayut sebentar Mamih Meysa yang melihat tingkah putri kecilnya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya

Sekali lagi Mamih Meysa membangunkan dengan cara berteriak " MEYSA ARLANDA SUNGKAR ANAKNYA PAPIH ARLON ARLANDA SUNGKAR BANGUUUUUUUUUNN "

tubuh Meysa langsung duduk matanya melotot tangannya mengelus elus dadanya sambil mengucapkan istigfar tiga kali dirinya benar benar kaget " astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah Meysa mimpi dengar suara terompet sangkakala "

Mamih Meysa yang mendengar ucapan Meysa melotot tak percaya

" ya tuhan apakah ini tandanya Meysa harus bertaubat? Meysa janji ga gangguin bang Marco lagi, Meysa janji ga akan bikin mamih marah marah terus, dan Meysa janji bakal rajin belajar disekolah ga bolos lagi sama Chacha sama Erlin itu janji Meysa tuhan jangan sampai Meysa dengar suara menyeramkan itu lagi "

Lagi dan lagi mamih Meysa takjub mendengar ucapan putrinya itu apaan apaan ini? Suaranya disamakan seperti terompet sangkakala " tuhan ga bakal mengabulkan doa mu kalau bangun masih dibangunin mamih "

" astagfirullah malaikat izrail ampun malaikat jangan cabut nyawa Meysa sekarang Meysa belum nikah sama Kak Arkan Meysa belum bisa banggain mamih papih Meysa masih punya hutang sama Erlin ampunin Meysa malaikat izrail kalau mau cabut nyawa jangan disini di kompleks sebelah sono " ujar Meysa tak karuan seakan akan sang mamih adalah malaikat izrail

" heh sadar sadar lo kira mamih ini malaikat pencabut nyawa apa?! " ujar mamih Meysa tanganya sudah ditaruh di pinggang wani sia....

" mamih akhirnya mamih ada disini huaaaaa tadi Meysa dengar suara serem kayak terompet sangkakala terus terus Meysa lihat malaikat Izrail huaaa mamih Meysa punya dosa apa hari ini serem banget mamih huaaaa " ujar Meysa berpura pura nangis air mata buaya untuk mengelabui sang mamih agar tidak marah pada dirinya

Bukannya terlabui mamih Meysa malah menjewer telinga Meysa " heh anak siapa sih ini? ga ada sopan sopannya sama gue "

" au mamih lepas ih sakit telinga Meysa, huaaa papih bang Marco mamih jahat " ujar Meysa meringis kesakitan 

" eh ngadu ya mending sekarang kamu mandi bntr lagi jam 7 "

" nanti mih 5 menit lagi ya Meysa ngantuk "

" ga ada 5 menit menitan sekarang kamu mandi sekalian si Lizzy kamu mandiin "

" iyalah aku mandi " ujar Meysa mengangkat tubuh Lizzy kekamar mandi " ayok sayang kita mandi bareng "

SKIP SEKOLAH

mobil sport warna biru telah terparkir dibarisan mobil mobil sama mewahnya dua insan yang tercipta sempurna keluar dari mobil tersebut dengan gaya hasnya beberapa pasang mata memerhatikan kedua insan itu hingga sampai dikelas

Kedua insan tersebut terpisah didepan kelas X ips 1

" gue ke kelas dulu ya, butuh apa apa bisa telpon gue "

" baik bang marco " ujar Meysa tersenyum

Marco Arlanda Sungkar kakak laki laki Meysa Arlanda Sungkar keluarga Sungkar adalah keluarga terkaya nomer satu se-indonesia pantas saja banyak yang berusaha untuk berada di sisi kehidupan Sungkar termuda itu. Ada yang ingin menjadi teman, sahabat, bahkan pacar. tapi, sayangnya mereka sudah memiliki sahabat sahabat yang sejajar dengannya bahkan keluarga mereka sudah mengenal baik dengan keluarga sahabat sahabatnya itu

Meysa masuk kedalam kelas langsung disambar ocehan tak berguna dari musuhnya sejak SMP

" wow cewek jadi jadian sudah datang " ujar cewek berpakaian ketat tidak lupa dengan hiasan wajah yang berlebihan

Meysa berhenti dan menatap cewek yang ada dihadapannya itu " cewek jadi jadian? kayaknya gue dengar ada yang ngomong sama gue deh "

" heh cewek jadi jadian ga usah sok deh "

" HAH? APA? GUE GA LIHAT LO NGOMONG APA?! "

" gue bilang lo cewek jadi jadian paham lo?! "

" heh ondel ondel betawi punya kaca ga lo? " tanya Meysa menatap remeh lawannya itu

" ondel ondel betawi? " ujar cewek itu sudah mendidih marah kepada Meysa

Meysa yang melihat raut wajah lawannya sudah marah tertawa remeh " lihat muka lo Keysa muka apa adonan tepung? Medok amat tuh bedak berapa lapis neng? Itu bibir kenapa merah neng? lo habis makan bangke tikus ya? Ih lo serem tahu ga eh salah salah lo mirip ondel ondel betawi hahaha "

Seisi kelas tertawa mendengar ejekan Meysa kepada Keysa sudah mereka duga Keysa bukan tandingan Meysa untuk adu mulut apalagi adu otot yang ada Keysa babak belur

" lo! " ujar Keysa menunjuk wajah Meysa marah " lihat balasan gue nanti "

--------------

Hay gimana gimana? Kuylah komen tentang Meysa, Marco keluarga sungkar,  atau Keysa? Eh ada yang kepo sama sahabat sahabatnya Meysa sama Marco ga? Ada yang kepo tentang Arkan? Keysa bakal lakuin apa buat Meysa jera? Kalau kepo lanjut baca ya

Jangan lupa Follow akun aku, vote dan comen thanks semua see you next part oke.

MeysaWhere stories live. Discover now