Oh So young, usia 21 tahun salah satu mahasiswi Kyungsung university, Busan. Tinggal bersama eomma dan appa nya, ia bukan berasal dari keluarga kaya, memang.
Tapi So young mensyukuri atas keluarga sederhana ini, ia menyayangi kedua orang tuanya itu
Karna selalu membuatnya bahagia
So young hampir tidak pernah lagi
Meminta uang ataupun harta pada kedua orang tuanya semenjak usia
17 tahun, karna disaat itu dirinya sudah mengenal sangat baik apa itu
Hacker.
Yap, hacker adalah kerja sampingan
Baginya. Tenang saja, ia bukan buronan, bahkan dirinya bekerja sama sangat baik dengan pihak polisi
Maupun perusahaan-perusahaan ternama.
Gajinya bukan main, mungkin jika satu tugas tuntas dari satu klien, akan menghasilkan 17 juta won?
Lalu di kemanakan uang sebesar itu?
Besar? Tidak, itu cukup.
Ia simpan Dengan sangat baik, hanya untuk keperluan keluarga, membeli bahan makanan, dan baju yang layak
Untuk eomma & appa
So young sudah memiliki rumah di'seoul, hanya tinggal sendiri. Hanya memakainya saat mendapat klien dari sekitar kota itu, Seoul. Juga setelah usai menonton konser, konser? Ah~ iya, Rumah itu memiliki aset berharga, sangat berharga, Yap!
Belasan Album dari BTS, army bomb,
Serta koleksi-koleksi lainnya apapun itu terkait BTS . Dia sangat mencintai
Ke 7 lelaki itu, terlebih lagi pada
jeon Jungkook. Memang, jika sudah memikirkan Mr.jeon itu, tingkat kehaluan nya melebihi langit diatas
Sangat mimpi.
Seperti saat ini, So young berada dirumah nya, Seoul. Berguling-guling diatas kasur empuknya, matanya tak berhenti berbinar menatap langit-langit kamar membayangkan lelaki yang ia sangat ia cintai, beraktivitas diatas panggung tadi.
Tapi bukan, bukan karena itu, bukan.
Ia mengingat kembali kejadian satu jam yang lalu, saat idolanya; yang superrrr tampaan ituuu, melirik dirinya walau sekilas dari back stage.
Tiba-tiba ponselnya berdering, sangat kencang. Aish dia lupa menurunkan volume dering. Hancur sudah kehaluannya.
"Yaak!!—"
"Yaak?! Omo, berani-beraninya kamu!"
So young menjauhkan ponselnya dari telinga, melihat nama panggilan tersebut.
"E-eh? Eomma, mianhae ... Aku tidak tau itu eomma" ucapnya. Melirik takut-takut kearah ponsel,
takut Mrs. Oh itu mengomelinya lagi
"Sudah berapa Minggu kamu di Seoul! Hah! Aish, Yaa so young-ah, jangan lupa pulang, appa mu ini .... Merindukan mu" ucap Mrs. Oh, memelankan suaranya diakhir kalimat
So young terkekeh geli, appa? Merindukan nya? Jarang sekali. So young masih terkekeh geli.
"Yaa, kenapa malah ketawa?"
So young berdeham, sesekali cekikikan tak jelas. "Ani eomma, mana mungkin appa merindukanku"
"Cepatlah kembali, appa mu ini sudah beberapa kali mengigau kan namamu dalam tidurnya" jelas Eomma, seperti berbisik, namun nadanya terdengar kesal. So young tersenyum, ia juga rindu mendengar suara appa-nya, mengomel setiap dirinya pulang larut malam.
So young, menghela nafas pelan.
"Ne eomma, secepatnya aku akan pulang" So young, dari seberang sana Mrs oh berdecak .
"Sudah lah, cepat pulang"
"Sepertinya~, eomma juga merindukankuuu, yakan~"
"Aigoo, aku tidak mengerti lagi denganmu So young"
Mrs Oh memutus kan sambungan panggilannya sepihak.
"Eomma, terlalu gengsi huh!"
So young, beranjak dari kasur mengambil Hoodie nya
YOU ARE READING
STILL WITH YOU [JEON JUNGKOOK FF]!!!!
Fanfictionini cuma kegabutan, and kehaluan tingkat ambyar ARMYYY YANG BACA WAJIB VOTEMENT!!! AND FOLLOW,, KALO NGGA, HUSSSH GA BUTUH GW SIDERS MACAM LO!! ------------------------------------------ So young-ah Jungkook oppa menatapmu dari atas stage! ...
![STILL WITH YOU [JEON JUNGKOOK FF]!!!!](https://img.wattpad.com/cover/228820755-64-k815230.jpg)