Seorang perempuan dengan hijab berwarna pink dengan motif Bunga memakai gaun polos berwarna hitam sedang berdiri di taman kota sambil membawa tas punggung, memadang betapa indahnya ciptaan-Nya dengan kalimat “MasyaAlloh, sungguh indah sekali”. Setelah beberapa jam kemudian, perempuan tersebut mulai berjalan dengan santai meninggalkan taman. Sesampainya di sebuah tempat yang bernama “Rumah De Andante”, perempuan tersebut mulai berbenah dan bersih-bersih untuk beberapa menit saja. Mulailah dengan menyusun daftar kegiatan untuk esok hari, menulis dalam kertas warna hijau tosca dengan bolpoin warna merah.
pertama hari Senin yaitu mengampu adik-adik untuk belajar Matematika
kedua hari Selasa yaitu mengampu adik-adik dari SD sampai SMA untuk menghafal surat-surat Al-Qur’an
ketiga hari Rabu yaitu Praktik Bahasa jawa, Indonesia, Inggris dan Arab
keempat hari Kamis yaitu hari menabung dan bersih-bersih sekitar lingkungan
kelima hari Jum’at yaitu membaca buku dan Al-Qur’an
keenam hari Sabtu yaitu berkunjung ke Museum dan Perpustakaan Kota
ketujuh hari Ahad yaitu berkeliling ke berbagai Masjid di Indonesia
Itulah daftar yang sudah disusun lalu menempelkan dan menggantungkan di figura yang berada diatas meja. Setelah itu waktu menunjukkan puku 22.00 malam, saatnya untuk tidur bagi perempuan tersebut.
Hari pertama, Suara adzan subuh sudah berkumandang dimana-mana, it’s time to wake up from the bed in the morning. Perempuan tersebut mengambil air wudhu dan menunaikan sholat subuh. Kemudian perempuan tersebut mandi dan bersiap-siap untuk kegiatan pertama hari ini, tidak lupa pula untuk menunaikan puasa hari senin. Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi it’s time to go out right now and don’t forget to pray for all activities in this day, “God, please give me blessing for all” Aamiiin. Perempuan tersebut pergi berjalan kaki menuju sebuah sekolah yang tidak jauh dari rumah, dalam perjalanan perempuan tersebut bertemu penduduk dan menyapa dengan ramah serta berangkat bersama anak-anak sekolah yang berjalan kaki juga untuk menuju sekolah. Sesampainya di sekolah non formal, perkumpulan khusus matematika semacam group yang terdiri dari 1-3 group di dalamnya berisi 4-5 anak. Anak-anak diminta memakai pakaian rapi dan tidak berseragam. Kebanyakan adalah anak-anak perempuan yang minat di mata pelajaran ini. Karena mempunyai keinginan kuat dan sangat teliti dalam menghitung angka. Anak-anak senang dengan mata pelajaran dan pengajar yang berkompeten seperti perempuan tersebut. Setelah waktu 2-3 jam berlalu, pembelajaran akhirnya berhenti dan anak-anak diperbolehkan untuk pulang ke rumah masing-masing tertib. Perempuan tersebut berbenah dan menutup sekolah dengan rapat dan aman. Perempuan tersebut kembali ke rumah, dan melanjutkan aktivitas tidur siang yang melelahkan dan udara yang panas pula. Suara mesin kipas angin berbunyi dan bergerak ke kiri dan kanan untuk membuat ruangan lebih sejuk dan dingin.
Perempuan tersebut tertidur dengan pulas sekali. Kemudian suara adzan ashar membangunkan perempuan tersebut. Sesegera mengambil air wudhu dan menunaikan sholat ashar. Perempuan tersebut mandi dan menyiapkan menu untuk berbuka puasa. Kegiatan hari pertama telah dilaksanakan dan esok siap kegiatan selanjutnya.
Hari kedua, perempuan tersebut melakukan kegiatan yakni mengampu adik-adik tingkat SD hingga SMA untuk menghafal surat dalam Al-Qur’an. Dalam kegiatan tersebut adik-adik tingkat SD dianjurkan menghafalkan surat pendek saja sedangkan adik-adik tingkat SMP dianjurkan menghafalkan juz 30 serta adik-adik untuk tingkat SMA menghafalkan 30 juz. Untuk waktu yang diberikan untuk menghafal yakni 1 jam 30 menit dengan menghafalkan 3-5 surat. Untuk kegiatan hari ini dimulai dari pagi pukul 09.00 sampai dengan pukul 21.30 malam. Perempuan tersebut mengampu adik-adik berjumlah 30 orang yakni dari tingkat SD ada 10 orang, SMP ada 10 orang dan SMA ada 10 orang. Mengampu ditempat yang berbeda atau disebut berpindah-pindah tempat karena perempuan tersebut mudah bosan jadi tidak bisa hanya di tempat itu itu saja harus mencari suasana yang lebih baik dan bagus. Waktu sudah malam sudah pukul 21.30 sudah saatnya pulang dan “the class it’s over”. Dengan memakai jaket warna biru muda serta syal yang melingkar di leher perempuan tersebut agar tetap hangat berjalan menyusuri jalan kecil untuk menuju ke rumah. Suara pintu terbuka dan sepatu yang terletak rapi di rak, perempuan tersebut segera menuju kamar dan berganti piayama untuk tidur serta sesegera istirahat untuk mengakhiri kegiatan hari kedua.
Suara pengeras suara di bandara yang sangat sibuk serta banyak orang dan pegawai yang berlalu-lalang dengan tertib. Tangan kanan menggenggam paspor, tas punggung serta koper yang ditarik oleh tangan kiri, ternyata perempuan tersebut berpakaian rapi dengan setelan jas warna hitam serta hijab motif bunga dan celana panjang kantor pukul 7 pagi sudah berada di bandara dan menunggu jadwal keberangkatan ke luar negeri selama seminggu atau 7 hari dalam rangka untuk praktik Bahasa jawa, Indonesia, inggris dan arab di sebuah lembaga kenegaraan milik rakyat. Dan tidak lupa untuk meminta visa untuk ijin masuk ke suatu negara. Setelah menunggu selama 30 menit, perempuan tersebut menuju tempat untuk mengecek paspor dan segera masuk ke pesawat untuk “take off”. pendaratan pertama di Bandara Internasional Negara Malaysia, perempuan tersebut segera check out dari bandara tersebut dengan aman dan selamat. Perempuan tersebut berencana untuk mengajar selama 2 jam 30 menit dan tidak lupa pula untuk beribadah dan berdo’a kepada Alloh SWT. Sesampainya di lembaga, perempuan tersebut langsung mengajar anak-anak yang sudah menunggu di ruangan. Anak-anak sangat menikmati dan bersemangat dalam mengikuti kelas Bahasa yang diajarkan oleh perempuan tersebut. Setelah selesai mengajar, perempuan tersebut menuju bandara untuk menuju pendaratan kedua yakni di Bandara Internasional Negara Singapura, masih di kawasan Asia, perempuan tersebut mengajar di lembaga dan mengajar selama 1 jam saja, karena mengingat untuk menghemat waktu serta pembelajaran yang cepat dan tetap berkualitas. Pendaratan ketiga yakni di Bandara Internasional Negara Thailand negara yang termasuk kawasan Asia ini, perempuan tersebut juga mengajar selama 1 jam dan musim tropis yang mendukung untuk mengajar dan membuat semangat anak-anak untuk mengikuti kelas bahasa. Pendaratan keempat yakni di Bandara Internasional Negara Afrika, di sini mengajar Bahasa sangat baik juga, perempuan tersebut mengajar dengan ramah dan berkualitas kepada anak-anak di negara yang memiliki musim tropis juga seperti Asia.
Pendaratan kelima yakni di Bandara Internasional Negara Jerman, di negara maju tersebut perempuan tersebut juga disambut baik dengan anak-anak disana serta mengajar yang ramah dan berkualitas bagus membuat anak-anak senang dan semangat mengikuti kelas bahasa. Pendaratan kelima yakni di Bandara Internasional Negara Finlandia, negara yang terkenal dengan system pendidikan dengan kualitas sangat baik dan bagus ini, perempuan tersebut sangat senang singgah selama 1 disana, walaupun mengajar dengan cepat dan berkualitas tetap harus bersemangat aagar anak-anak mendapatkan pengalaman yang bagus dalam mengikuti kelas bahasa. Pendaratan keenam yakni di Negara Belanda, negara yang maju inilah perempuan tersebut dengan sangat senang dalam mengajar Bahasa kepada anak-anak lokal. Pendaratan ketujuh yakni di Negara Seoul dan Jepang, di negara Seoul yang terkenal bagus di bidang pendidikan, perempuan tersebut tertarik untuk mengajar Bahasa di negara tersebut. Sedangkan negara Jepang yang terkenal juga dengan berbagai teknologi dan inovasi, perempuan tersebut mengajarkan Bahasa kepada anak-anak local juga dan banyak yang senang serta menyambut dengan baik dengan adanya kelas Bahasa ini. Alhamdulillah, kegiatan ketiga telah berjalan dengan baik. Perempuan tersebut sangat senang dan mendapat lisensi dari berbagai negara tersebut. Bersyukur kepada Alloh, diberi kesempatan untuk terbang ke berbagai negara dengan aman dan selamat serta kesehatan yang selalu terjaga dengan baik. Setelah melakukan perjalanan selama seminggu dan selesai, perempuan tersebut segera terbang ke Indonesia. suara pintu terbuka dan sepatu yang tergeletak begitu saja, membuat perempuan tersebut segera masuk ke kamar dan langsung tidur karena kelelahan dan kurang tidur. Sehingga tidak sempat berganti pakaian.
Suara alarm jam dari telephone seluler berbunyi dengan lantang, membangunkan perempuan tersebut. Dengan cepat menuju kamar mandi. Setelah itu, lanjut untuk mempersiapkan diri untuk kegiatan keempat yakni menuju kantor keuangan milik negara untuk menabung beberapa uang yang telah dikumpulkan dalam waktu 1 tahun terakhir ini. Setelah persiapan telah selesai, perempuan tersebut pergi dengan cepatnya menaiki mode transportasi modern, hanya memakan waktu beberapa menit saja untuk sampai tujuan. Pintu kantor terbuka, suara mesin menyambut customer sekaligus mengambil nomor antrian, perempuan tersebut duduk dengan santai dan tenang. Waktu menunjukkan pukul 10 pagi, sudah 1 jam dilewati. Perempuan tersebut langsung meninggalkan kantor tersebut. Lalu, perempuan tersebut pergi ke suatu tempat, dimana tempat tersebut sedang ada kegiatan bersih-bersih lingkungan sekitar, dengan semangat langsung membantu dengan tanggap dan cepat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama manusia, saling bekerjasama dan kesadaran akan kebersihan lingkungan itu sangat penting. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 jam. Kemudian, suara adzan menuju mahgrib pun berkumandang dengan lantang. Perempuan tersebut langsung mengambil air wudhu, mengenakan mukena lalu melaksanakan sholat 3 rekaat tersebut. Lambat laun waktu dengan cepat berlalu, suara alunan Ayat Al-Qur’an melalui loudspeaker kecil berwarna hitam diatas meja. Semakin malam hari mulai berlalu. Sebelum tidur, perempuan tersebut membaca surat al-kahfi kerena besok hari jum’at. Hari jum’at secara rutin membaca surat tersebut. Setelah membaca, perempuan tersebut tertidur dengan pulas.
