[1] Tanpa Ta'ruf

127 16 6
                                        

"Terlalu lama dalam ta'ruf aku takut,takut bertambah zina mata dan hati nantinya."
#Akhmar nizama Alharis

Gadis bermata coklat dg jilbab biru itu bernama Fathimah Asmahan Huwaida. Kulitnya bersih serta lesung pipi yg menghias saat ia tersenyum.
tangannya sedang sibuk menenteng kresek belanja jalannya terburu-buru, menatap awan yg mulai mendung. Tiba-tiba,,, dari belakang seseorang menabraknya tak sengaja
"bugh"
"awww" pekiknya

tubuhnya tersukur! belanjaannya jatuh, namun seseorang mencoba membantu memunguti barang belanjanya yang tercecer sambil berucap "maaf ukhty saya tidak sengajaa,," ucap laki-laki itu.
Yaaa dia bernama Akhmar nizama Alharis yang merupakan santri terbaik di pondhok pesantren Ta'alimul Qur'an.

**fathimah yang mendengar tak menghiraukan ia bangun dan segera berlalu meninggalkan Nizam tanpa sadar ia meninggalkan buku kecilnya yang sempat terlempar tadi.

Nizam mematung melihat gadis itu. Ia memunguti dan membuka buku kecil milik perempuan yang tak sengaja ia tabrak dan mendapati nama "fathimah"
Nizam memanggil gadis itu,

"FATHIMAH BUKUUU" Teriaknya

Fathimah menghentikan langkah dan menoleh ke arah laki-laki tadi. Ia bergegas mengambil buku kecil miliknya dan kemudian kembali berlalu Ia sadar sikapnya tak sopan. ia pun bersuara tanpa menoleh,

"maaf dan terima kasih akhi Assalamualaikum" ucap fathimah lalu pergi.

Nizam menatap gadis itu.
kenapa gadis itu enggan menatapnya?bukankah banyak gadis yang ingin cekrek sana sini dengannya tapi ini berbeda Luluh sudah pertahanan Nizam mengajaknya ta'aruf.

#Pukul 08.00pm(Rumah Fathimah)
Usai mengantarkan belanjaan kepada bundanya, fathimah meminta izin keluar pergi ke perpustakaan kota untuk mencari materi penghafal alqur'an. Setelah selesai mencari materi yang dicarinya ia pun bergegas pulang.tibanya ia di rumah ber-cat pink Ia melihat sepertinya ada tamu. perkiraannya benar ada tamu yg tak dikenalnya kali ini tamu itu menyampaikan maksud yaitu untuk mengkhitbah fathimah untuk putra mereka yang tak lain adalah Akhmar Nizama Alharis.

"kenapa tidak di coba dulu ndok?" ucap ibu fathimah.

"kenapa harus bu? bukannya pernikahan itu bukan satu percobaan!!" bantah fathimah.

Detik selanjutnya ia kembali berujar
"fathimah punya ikhwan lainnn"
seraya memunggungi ibunya.

Bundanya menghampiri putrinya.
"siapa, Afzal lagi? kenapa samean tidak bisa bedain yg baik dan buruk ndok!" tuturnya

"IBU TAK MENGERTII" ucap fathimah meninggi.

Ibunya yang melihat sikap fathimah itu juga emosi "ini yg terbaik buat samean ndok laki-laki yg baik itu bukan yg mau berlama-lama dalam ta'arufff!!!" ucapnya dg suara meninggi juga dan berlalu meninggalkan putrinya.

***

Fathimah duduk bersila di gazebo belakang rumahnya seraya membaca beberapa lembar hafalan ayahnya datang lalu berujar
"ndok, besok lusa akad akan di langsungkan!" tutur ayahnya.

fathimah memicingkan matanya lalu menjawab dengan suara pelan
"engge ayah, saya nurut ayah"

"samean setuju ndok?" tanya ayahnya

"sebenarnya tidak ayah tapi fathimah yakin pilihan ayah yg terbaik" ucap fathimah seadanya. ayahnya menghela nafas pelan. Kembali berujar

"MAU SAMEAN MAU ATAU TIDAK, AYAH AKAN TETAP MENIKAHKAN SAMEAN DENGAN NIZAM ,DAN INI KEPUTUSAN AYAH!!!"

Fathimah memeluk ayahnya sambil terisak ia memang paling tidak bisa membantah ayahnya.


#19 November 2019
Lantunan qosidah terdengar jelas pada hari itu Semua orang sibuk dengan peranannya masing-masing. Keringat dingin membasahi sekujur tubuh fathimah detik selanjutnya air matanya jatuh. Ia menatap pantulan dirinya di depan cermin wajah yang di hias seindah mungkin tubuh yang terbalut gaun putih yang menjuntai terlihat sempurna siapapun yg melihatnya.
Tiba-tiba seseorang masuk ke kamar rias itu

"wes toh ndok,jangan nangis lagi jangan buat ayah sama ibu jadi ndak nyaman" Ibunya berkata sepelan mungkin

"engge bu, mohon do'a restunya"
ucap fathimah seraya menghapus air matanya.

Akad di gelar di Paiton,Kalikajar di kediaman Nurus Sya'ban.
"ya Akhmar Nizama Al-haris uzawwijuka 'ala man amatollahu bihi min imsakin bi ma'rufin aw tasrihin bi insanin". penghulu mengumandangkan ijab

Fathimah mendengar jelas nama itu lalu ia menunggu jawaban dari mempelai pria "qobiltu nikaha watazwijaha bil mahri al madzkur waroditu biha hala mu'ajjalan" Nizam mengucap dg yakin dan jelasnya

Fathimah mendengarnya dengan sangat jelas. air matanya kembali jatuh ia ingin berontakk kenapa ini terjadi pada alur hidupnya? kenapa bukan ikhwan yg di nantinya 2 th ini?

Fathimah berjalan menuju mempelai pria yang kini menjadi suaminya ia menyalami tangan yg akan menuntunnya menuju jannah sebenarnya Nizam mencium ubun-ubun fathimah lalu berucap do'a.

"jadilah anak sekaligus istri yg baik akhlaq dan tutur kata itu di jaga orang tuamu kini bertambah mereka" ucap ibu fathimah.

"taati suamimu, syurgamu kini beralih kepadanya ayah nunggu samean bawa 30 juz kpd ayah dan ibu perbaiki qur'anmu bersamanya" Ayahnya berpesan untuk yg terakhir kalinya.

keduanya berpisah dg putri mereka selepas akad. Fathimah menjani hidupnya di rumah Nizam 1 minggu di sana ya mungkin dapat menghapus hatinya akan ikhwan lain. mobil orang tuanya kini mulai menjauh dari pekarangan rumah Nizam Jauhh hingga kemudian tak terlihat lagi.

#Nizam pov
aku menatapnya keluar dari kamar rias menuju tempatku berada. Anggun dan terlihat manis, sebaya dengan gaun dan jilbabnya. Aku tersenyum, tapi senyumku pupus kala aku melihat air mata itu jatuh. aku bertanya dalam hati "apa yg membuatnya terluka?"

*flasback
aku mendengar ayah dan bunda mertuaku beradu pendapat di depan kamar rias kudengar
"Ibu takut fathimah masih memikirkan Afzal itu!" (Ibu berucap pelan tapi aku masih bisa mendengarnya)

" yakin kalau pilihan kita tidak salah" (ayah meyakinkan dengan tenang).

jadi ini yg membuatnya terluka, ada ikhwan yg lebih dulu mengisi hatinya Tapi akulah orang yg menjadi tempat terakhirnya orang yang tak pernah di inginkannya dan orang yg tak di cintainya tapi setelah ini aku berjanji bahwa aku pula yg nanti akan menggenggamnya menuju ridhoNYA. Demi apapun Fathimah aku tidak bermaksud egois memilikimu tanpa tahu perassannmu.

##jangan lupa vote😍

Antara Pembaca dan Penikmat Takdir(Aku Perbaruhi Dikit Yah😊)Stories to obsess over. Discover now