"Dendra sayang.... Dendra tunggu!! Ih dendra tunggu Jeslin... liat deh Jeslin udah uwu liat deh ......"
Jeslin berlari mengejar Dendra,dengan gayanya yang centil.
"...." Dendra melirik jijik dan beralih melihat kedepan kembali
"Dendra.... kita ke kantin yu,katanya ada menu baru tau" sambil mensejajarkan dengan Dendra, tak lelah Jeslin terus membujuk Dendra tapi nihil Dendra acuh.
"...."
"Dendraa aku tu lagi ngomong sama kamu!,kamu dengerin aku dong!!" Ucap Jeslin mendadak berhenti karna kesal merasa tak di anggap.
"...."
"Ih DENDRA... kok kamu ning-- awwwh!!, THANIAAAAAA HESIIIIIII!!!!!
Lalu Dendra pergi tanpa mendengar teriakan dari Jeslin yang tak berbobot untuk didengar.
Namun tiba-tiba tanpa sengaja Thania dan Hesi menabrak Jeslin yang sedang kesal.
"KALIAN,ngapain sih nabrak gue"tanya Jeslin marah.
"Duh maaf Jes, soalnya parah parah parah ada mahasiswa baru, emang lo gak tau?" Tanya Thania pada Jeslin yang seperti tidak tahu tentang rumor itu.
"Oiya dan lo tau katanya salah satu dari mereka ada yang ganteng bangeeettt... banget... banget" timpal Hesi pada Jeslin.
"Hih lebay banget sih lo kayak gak pernah liat orang ganteng aja,norak!" ucap Jeslin tak sadar diri.
"Tapi bener katanya mreka bertiga yang satunya lagi perempuan, kata anak anak si dia cantik banget imut ahh jadi pengen ...." ucap Tania sambil membayangkan jika dia yang menjadi wanita itu.
"Heh disini yang paling cantik itu cuma gue,gak ada yang bisa nandingin Jeslin Pricilia Argo, CATAT" ucap Jeslin angkuh.
Thania dan Hesi hanya mangut mangut dan mengiyakan saja,karna jika mereka menjawab 'tidak'pun itu akan menambah masalah bagi mreka.
Dan akhirnya Jeslin dan kedua sahabatnya mencari tau siapa sosok yang di sanjung-sanjung oleh kedua temannya itu.
Mereka terus berlari ingin melihat Mahasiswa baru yang rumor katanya mereka menakutkan,jika dekat dengan mereka,hawa dingin,dan alampun seperti mendukung aura mereka. Aneh
Jika meraka adalah mahluk dari alam lain tak mungkinkah mereka terlihat oleh manusiawi seperti sekarang.
namun mereka seperti mempunyai sisi aura yang sangat menajupkan yaitu ketampanan dan kecantikan yang dapat memikat orang. Mereka adalah Vallensi Chelsiana,Braga Helion Steep, dan Eirlangga Satrio Medes.Perlu kalian tau mereka bertiga adalah sahabat Dendra Setya Aditama.
Sampai sini kita tau seperti apa sosok Dendra, selain sikapnya yang dingin dan beku terhadap perempuan, Dendra di beri anugrah Tuhan untuk bisa melihat dunia lain.Ya seperti anak indigo.
Berkat kelebihannya, Dendra mempunyai teman seperti vallen,Braga,dan Medes, mungkin yang kita lihat mereka bertiga ini sangat menakutkan seperti rumor katanya yang tersebar namun tidak sama sekali menurut Dendra.
****
Di kelas Dendra melihat banyak wanita yang memeprhatikannya,namun Dendra tak perduli ia menganggap disini dia sendiri tak ada orang lain selain dirinya.
Ini sudah menjadi makanan untuk Dendra,setiap pagi dia selalu mendengar suara Jeslin yang selalu menggangunya, dan masih banyak wanita.
Pantas saja karna dari segi fisik, pasti Dendra adalah orang yang sangat beruntung di beri kesempurnaan oleh Tuhan, dengan ketampanannya, kulit putih, badan yang kokoh dan tegap, mata yang sipit menambah ketampanannya.
Tapi banyak yang mengira bahwa Dendra mempunyai kelainan seperti, menyukai lawan jenis.
Seperti biasa Dendra seolah tuli dengan perkataan pedas mereka yang mengira dia seorang Gay.
Mungkin setiap orang, mempunyai alasan 'mengapa seseorang itu melakukan hal tersebut' hanya saja alasannya yang susah untuk di mengerti, yang akhirnya menimbulkan kesalah pahaman.
.
Flasback of
"Hiks.. hiks.. hiks..." Dendra kecil sedang menangis karna takut mendengar perkelahian sang ayah dan mamanya.
PRANK
Suara pecahan pun mulai terdengar,Dendra kecil ketakutan dan mengunci kamarnya lalu lari ke dalam lemari pakaiannya dan menguncinya,nmun suara itu masih di dengarnya ia mulai menutup telinganya,namun lagi lagi ia mendengar
Bugh
Dendra terlonjat kaget saat Suara tonjokan bebas, yang terdengar jelas merambat ke tembok kamar Dendra.
"Kenapa ra ..... kenapa kamu melakukannya.." terdengar nada keputusasaan ferdian ayah Dendra, suami Khaira sang mama,yang sekarang terjatuh lunglai tak berdaya di atas lantai sambil menunduk karna sakitnya di khianati sang istri.
"Maafkan aku fer tapi dia ingin aku kepadanya,aku tidak bisa ningglin dia,aku sangat mencintainya jauh hari sebelum kita menikah, dia mau kita sampai di sini,apalagi kita menikah hanya karna kita di jodohkan,mungkin tak ada salahnya kita berpisah" ucap sang mama lalu pergi membawa koper,namun sebelum.pergi ia berucap lagi.
"Soal anak, kamu saja yang urus kita melakukan nya pun tak ada rasa cinta."
"Hikssss mama ..." seperti di tusuk ujung tombak, Dendra kecil menangs namun tertahan,ia membekap mulutnya dengan pakaian yang ada di lemari tersebut karna takut tangisannya terdengar.
Ferdian hanya mentap punggung khaira dengan pasrah,lalu punggung tersebut berubah jadi angin yang hanya angan angan saja untuk kita harapkan dia kembali.
Mungkin menurut para orang tua kata berpisah hanyalah kata kata belaka,dan perpisahan tidak berarti bagi mereka yang menjalaninya, mereka harusnya sadar dan mempertahankan hubungan mereka setidaknya tau ada korban di balik kata berpisah.
Flasback of
.
Itu sebabnya Dendra takut menyukai wanita jika pada akhirnya dia akan berpisah dengan wanita yang dia sayangi seperti sang mama meninggalkannya, tanpa sepatah katapun yang ada hanya luka yang memberi bekas sampai saat ini, dan yang membuatnya tidak percaya terhadap wanita kembali.
****
Akankah Dendra tidak akan pernah menyayangi wanita?
Atau justru sebaliknya?
Kita liat selengkapnya!!!!
Jangan lupa vote sama coment nya ya!! Tak tinggal dulu bye bye luvluv❤❤
ESTÁS LEYENDO
Ghost In Love
FantasíaSudah cukup sosok hantu ini membingungkan Dendra, lalu- "K a m u" Wushhhhhhhhhhhhhhhhhhh Angin,kilat bersamaan dengan sosok hantu itu mengeluarkan cahaya hitam. Dan anehnya hantu tersebut menghilang. Sungguh aneh. Dendra sangat ketakutan kringat din...
