Minggu lalu, setelah finalisasi SPAN-PTKIN, saya langsung mengirim bukti pendaftaran ke grup keluarga, lalu menelepon Ibu. "Assalamualaikum, Bu. Hasan udah daftar UIN"
"Waalaikumsalam, oh iya. Ambil jurusan apa?"
"Ambil Tafsir alQuran sama Perbandingan Mazhab,"
"Hah! Tafsir? Jangan tafsir, kamu nanti lama lulusnya," Ibu langsung terkejut, saya terkekeh.
"Hasan mah kan bukan Tafsir Hadis, tapi alAquran," saya membela, terkekeh-kekeh.
"Jadi gimana?" Ibu seolah bingung
"Yaudah, kalau begitu Hasan masuk Unpad aja, ya. Ambil Sastra Indonesia, kan passion Hasan di situ,"
"Hmm yakin Hasan mau ambil Sastra? Bisa nantinya?"
"InsyaAllah, Bu." jawabku santai
"Yasudah, Ibu doakan semoga lancar dan diterima di Unpad. Jangan lupa belajar, beroda, tahajud yang bener"
"Iya, Bu Siaaap. Doain ya,"
"Yaudah. Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Setelah itu, saya bersyukur Alhamdillah orangtua mengizinkan buat kuliah di Unpad, kampus kebanggaan orang Jawa Barat! Yuhuuu. 🤣
YOU ARE READING
Kuliah
Teen FictionIseng milih jurusan di SPAN-PTKIN, karena gak ada pilihan yang cocok.
