돌아와

100 6 1
                                        


Dia Koo JunHoe. Pria yang butuh waktu lama untuk dekat dengan seseorang, Dia cukup sulit beradaptasi dengan orang baru. Tapi, saat sudah merasakan nyaman. Dia akan mengeluarkan sifat aslinya yang bisa terbilang aneh bagi sebagian orang. Dia berisik dan banyak bicara, suaranya keras dan kadang tiba-tiba bersikap aneh dengan melakukan hal - hal tidak terduga.

Aku mengenal Dia sangat baik, karena dari kecil sudah bersamanya. Kami bukan saudara, tapi sepasang insan yang ditakdirkan tumbuh sebagai teman karena secara kebetulan tinggal dan sekolah di lingkungan yang sama.

Dia sangat menyukai dance. Karena itulah Dia terobsesi untuk menjadi Dancer di sebuah Angecy besar seoul, Korea Selatan. Meskipun pada akhirnya pria ini berakhir menjadi seorang idol seperti sekarang.

Aku saksi bagaimana Dia berjuang keras untuk posisinya sekarang. Keluar dari rumah, dan melakukan latihan gila dalam banyak hal.

" Kau masak Apa?? " Dengan wajah bantal dan rambut yang kusut, Junhoe menghampiri Aku yang sedang sibuk menyiapkan sarapan di pantry. Hei!! Jangan salah paham Aku tindak tinggal serumah dengan pria aneh ini. Dia hanya sering berkunjung dan menginap ke Apartemen Ku, karena sudah terlalu dekat, ini menjadi hal sangat biasa.

" Yaakk!! Kenakan pakaianmu!! " Aku sontak berteriak saat menyadari Junhoe mendekat padaku dengan bertelanjang dada. Memperlihatkan tubuhnya yang Aku akui sangat bagus itu dengan otot yang terawat sempurna.

" Jangan Berteriak padaku.. " Wajah Junhoe jelas menggerutu akibat suara Ku yang mungkin memekakkan telinganya. " Kau seperti orang baru saja.. " Inilah Dia bersikap semaunya dan sesuka hatinya. Meskipun ini Apartemen pribadiKu tapi Dia selalu muncul layaknya pemilik. Menginap, makan, mandi, bermain game dan bermalas - malasan, Dia melakukan semuanya sesukanya. Tanpa peduli bagaimana Aku ini kewalahan setiap Dia muncul.

" Pasang baju Mu!!! " TeriakKu lagi, dengan spatula yang kini ku sodorkan ketubuhnya sebagai alat ancaman.

" Aishh.. " Upatnya seraya berlalu hilang menuju kamar dan kembali dengan sudah mengenakan baju kaos berwarna putih.

Karena sering datang ke Apartemen Ku. Bajunya banyak tertinggal disini, bahkan Dia juga menggunakan ranjang Ku untuk tidur. Jangan salah paham, meskipun kami menggunakan ranjang yang sama untuk tidur Dia tidak pernah melakukan hal buruk padaku. Selain dari menarik semua selimut dan membiarkan Aku tidur dengan sehelai kain pantai tipis.

Beberapa orang yang tidak tahu bagaimana hubungan Ku dengannya sedari kecil mungkin Akan mengira, Aku dan Dia Adalah sepasang kekasih karena kedekatan kami.

Zrrtzrrt

Ponsel milik Junhoe terlihat ada panggilan masuk. Aku tidak tahu itu dari siapa, karena Dia langsung meraih ponsel Dimeja tanpa sempat Aku meliriknya.

" Nde?? " Dia menjawab panggilan itu dengan nada santai. Bisa Aku prediksi itu panggilan dari salah satu teman segroupnya karena bicara dengan bahasa santai. " Oh.. Aku akan kesana sekarang.. " Panggilan itu tidak lama dan berakhir dengan Dia yang tiba-tiba menghentikan sarapan, melesat masuk ke kamar dan seketika keluar dengan pakaian sedikit rapi, menggunakan topi dan masker hitam. " Miane, Aku harus ke manajement sekarang.. " Ucapnya cepat seraya menuju pintu.

" Ada apa?? Kenapa panik begitu?? " Aku mengikuti langkahnya menuju pintu keluar.

" Ada sedikit masalah.. " Dia buru - buru membuka pintu untuk segera pergi.

돌아와 ( June Ikon ) - ENDStories to obsess over. Discover now