0.1 Pertama sekolah baru

27 6 0
                                        

                "Semua butuh waktu, menghargai
                 Sebuah proses adalah hal terbaik
                             Yg bisa kita lakukan:) "
-
-

RACHEL ALAN

"Rachel kenapa kamu seperti ini ayah sangat kecewa dengan kamu" bentak sang ayah yg kini memarahi anak sematawayangnya dia rachel ALAN.

"Kalau kamu seperti ini ayah tidak akan sungkan mengirim kamu ke rumah oma"

"Rachel ga akan ulang kesalahan ini lagi yah" tita rachel kepada ayahnya

"Kamu sudah bilang berapa kali sama ayah sepertiini?" Sang ayah yg sangat'marah karna ulah anaknya

"Udh yah kasian rachel" ibu rachel yg melihat anaknya di bentak tidak tega melihatnya

"Tp dia sudah keterlaluan rin" ucap Randi yg menahan amarah

"Kasi dia kesempatan sekali lagi" mohon rini sang ibu

"Ok kamu ayah kasi 1 kesempatan jika kamu mengulang lagi ayah ga akan sungkan mengirim kamu ke rumah oma" sayng ayah tegas kepada rachel dan pergi dari hadapannya

Rachel hanya mematung berusaha menenangkan dirinya dan sang ibu menghampiri rachel

"Kamu jangan ulang lagi ya sayang ayah kamu sudah kesal janji sama ibu" Rini yg sedang menasihati rachel sang anak tunggal nya ini

"Rachel janji bu" ucapnya

-

Pagi tiba yg sangat di tungu oleh gadis yg sangat sederhana dan sangat baik hati. Agita gadis yg sangat manis dan baik hati

Dia menunggu waktu ini untuk pergi ke sekolah pertamanya dia baru saja di pindahkan ke sekolah yg lebih baik karna biyasiswanya.

"Yeyy ga sabar ke sekolah" kata agita penuh kesenangan

Dia segera ke kamar mandi untuk bersiap pergi ke sekolah barunya

"Wah gila ini mah istanah cakep bangt" kata agita yg melihat sekolah barunya

Selangkah demi selangkah dia lewati agita gadis yg sangat sederhana dan tidak terlalu populer di kalangan wanita lainnya

Saat di koridor sekolah agita sangat risih karna banyak yg memerhatikan dia dengan wajah yg kurang enak untuk di lihat

Agita rasa ini sekolah yg sangat tidak pantas untuk agita karna dari semua siswa agita terlihat orng kampungan dari teman-teman yg lainnya.

Saat sampai di kelas agita melihat banyak sekali orang-orang yg memerhatikan nya demi apapun agita sangat risih dan malu

"Woi lu anak baru itu" ucap pria yg tidak jauh dari bangku agita duduk

Agita hanya diam tidak ingin menjawab melainkan menatapnya

"Woi kalo orang nanya di jawab cantik" ucap nya lagi

Agita langsung menatap pria itu "iya kenapa" kata nya. "Wess slo mba" pria itu lagi

Agita memilih untuk tidak menjawab pria itu dan memilih untuk membaca buku

Seketika kelas agita sangat berisik dan membuat agita sangat terganggu saat membaca

"Eh liat itu rachel and the geng datang" ciwi' yg ada di sebelah agita

"Eh gula itu Rio gans bngt dong" salah satu cewe yg di sana

"Ganteng rachel kemana-mana "

"Intinya Rahma paling gans"

Agita yg penasaran yg di katakan ciwi-ciwi itu pun melihat nya dan yg di lihat agita adalah pria tampan dan ada 3 orang di sana

Tp agita tidak begitu peduli dengan lelaki itu dan melanjutkan baca buku nya

Saat bel masuk tiba agita melihat pria itu duduk di belakang agita tp agita tidak ingin di ambil pusing

"Eh lu anak baru yg di pindahin itu" kata salah satu cowo ber 3 itu "iya" jawab agita

"Lo sayang ya kampungan bangt serius" lanjutnya lagi sungguh agita sangat kesal di bilang seperti itu tapi agita harus sabar ini hari pertama dia masuk ke kelas ini toh tidak mungkin langsung kena masalah

Agita hanya diam tidak ingin menjawab pria itu "kalo di tanya tuh jawab sombong bangt udh miskin sombong lagi" pria itu lagi sungguh agita sangat kesal pada pria itu apa dia tidak pernah di ajarkan sopan santun dalam berbicara.

"Iya" jawab agita

"Udh lah rel kasian dia liat nih mukanya kecut bangt" kata temanya

"Ngakak aja gitu ri" jawab dia

Sungguh agita masi bisa menahan amarahnya mungkin ga sekarang agita melawan dia tp bisa besok atau kapan

RACHEL ALAN

AGITA RAISA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


AGITA RAISA

-semoga suka dengan cerita saya:)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


-semoga suka dengan cerita saya:)

RACHEL ALANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang