Langkahnya yang mau masuk kelas tertahan karena seorang pria menghalanginya. Gadis bernama Salsha itu memutar bola mata jengah. Ia membuang napasnya terlebih dahulu. "Ming--"
"Ga boleh masuk!" belum selesai menyelesaikan kalimatnya, pria itu memotongnya. Tangannya ia rentangkan agar Salsha tidak dapat lewat.
Salsha mendelik kesal. "Please ya, ini masih pagi. Ga usah ngajak ribut."
Pria di depannya ini adalah Iqbaal, entahlah dia terlalu gabut atau tidak punya kerjaan karena kesehariannya hanya mengisengi murid-murid kelasan.
"Lo mau masuk?" tanyanya seakan itu adalah tawaran.
"Minggir!" Salsha baru saja datang pagi ini, ia tidak mau ada keributan. Ia hanya mau duduk dengan tenang di bangkunya sambil menunggu bel masuk berbunyi.
Iqbaal mengangguk. "Oke." Pria itu menurunkan tangannya yang tadi ia rentangkan, lalu ia masukkan ke dalam saku celana abu-abunya.
Hih! Sok ganteng. Kata Salsha menampik dalam hati. Pria itu menggeserkan tubuhnya memberikan Salsha akses lewat untuk masuk ke kelas. Tumben sekali, biasanya Iqbaal akan memilih untuk berdebat dengan Salsha sampai mulut berbusa dari pada mengalah.
Salsha mulai melangkah masuk ke dalam kelas yang pintunya tertutup. Tangannya meraih kenop pintu, untuk membukanya. Matanya terbelalak kaget melihat pemandangan di dalam kelas.
"AAAK!!" teriak Salsha histeris. Teman pria kelasannya sedang mengganti pakaian olahraga. Salsha langsung membalikkan badannya hingga membuat tubuhnya dan tubuh Iqbaal kini berhadapan. Iqbaal tersenyum, ia memajukan kepalanya mendekat ke arah Salsha. Salsha dapat melihat wajah Iqbaal dengan jelas, mata pria itu berwarna coklat gelap. Membuat Salsha jadi sedikit grogi.
"Gue udah bilang kan, dilarang masuk," katanya tersenyum.
Salsha mendorong tubuh Iqbaal agar menjauh. Jantungnya bisa copot berhadapan sedekat itu. "Ya lo ngomongnya yang jelas dong!"
****
Udah gitu doang. Wkwkwkwk
Elah kgn iqbaal salsha. Tapi gak punya ide😭😭
YOU ARE READING
Hello You, are u doing Fine?
Teen FictionHanya kumpulan oneshoot iqbaal salsha yang random.
