Arabelle birdella
perempuan cuek,pintar,galak,bisa dibilang dia seseorang yang biasa aja dia cantik tapi ga cantik-cantik banget. Hobinya dia yang mungkin banyak orang juga suka melihatnya ara suka banget awan malah hampir setiap hari dia berhayal untuk bisa nanjak gunung sama sosok pangeran awannya, iya berdua aja melihat gunung yang diselimuti awan-awan tebal dan setelah itu matahari bangun dari tidurnya. Indah banget ya ngayal makannya ara lebih suka ngayal yang bisa dirangkai sama diri sendiri yang mungkin efek buat kecewa itu sedikit malah setiap khayalan itu bahagia terus ya walaupun hidup ga semanis khayalan. Akibat terlalu banyak khayalan juga bisa berdampak buruk si karena apa yang kita inginkan kadang ga sesuai sama apa yang kita rangkai...makannya ara lebih baik jaga jarak aman untuk ga jatuh cinta sama orang lain karena menurutnya laki-laki itu hanya melihatnya dari luarnya aja,yang menting dia asik atau hitz bisa diajak kemana-mana...yaa itu cowo.
* SMA NEPTUNtempat ara sekolah.
"Untung gue ga telat lagi,bisa abis gue hari ini kalo ketemu pak eko." Ucap ara tenang.
"Yaampun ra padahal rumah gue sama lo jauhan gue,tapi yang langganan keguru piket lo" sahut melisa sahabatnya yang ara kenal sejak sd.
"Udah deh sa gue sama lo kan beda,lo nya aja kerajinan dateng pagi-pagi mau bantuin pak anto ngepel?whahah."
"ARA!!!"
Jam pelajaran pun dimulai,hari ini lagi ada pelajaran bu lusi guru sejarah yang super super killer banget.
"Ara...ra nomor 3 apan jawabannya?" Ucap seorang teman ara bisik-bisik, ya sudah pasti revan apriliano sanjaya cowo paling males sejagat raya hufft.
"Soloensis..." jawab ara dengan cepat sampai revan pun ga dengar apa yang diucapkan.
"Apan ra sosis?apasi ra emang ada manusia purba namanya sosis? Ra ulang apa." Tanya revan dengan nada kencang sampai anak anak yang lain menoleh kepadanya.
"Revan apa yang kamu lakukan?" Tanya bu lusi sangat tegas dan membuat kaget anak anak
"Hahh..hmm anu aa...anu bu pulpen saya ketinggalan bu maaf" jawab revan sangat gugup
"Ngeles aja kamu,bilang aja lagi nanya jawaban kan sama ara."
"Maaf bu saya hilaf tadi" jawab revan panik tapi masih ada saja kata kata buat ngeles.
"5menit lagi sudah harus ada dimeja saya!" Ucap bu lusi tegas
"Iyaa buu..." jawab murid murid
Bel istirahat pun berbunyi. "Ra kantin yuk" melisa.
"Sorry sa gua masih kenyang banget,lo sama revan aja ya"
"Bener nih tumben biasanya laper terus whehe" ucap melisa meledek
"Gue lagi hemat,udah deh sa jangan jadi setan"
"Ckckck yaudah iyaa"
Seorang Arabelle berdiam dikelas itu hal yang mustahil apa lagi pas istirahat,dia ga bisa hanya berdiam duduk didalam kelas. Duduk dikoridor dan bersama notebook kesayangannya menulis apa saja cerita difikirannya saat ini. Dan berusaha untuk ga pernah mengatakan kepada siapa pun,karena menurutnya kalo khayalan ga diceritain bakal kesampean yaa walaupun ga semua. Namanya ara pokonya apa yang menurut dia benar dan menurut orang lain itu mustahil dia masa bodo ga peduli sama sekali apa kata orang.
**
- maaf banget kalo masih ada kata-kata yang kurang jelas
#semoga suka ya...
Happy reading temen temen✌🏻
YOU ARE READING
Cloudy
Short StoryBerharap bisa ke atas awan bersama mu saja sudah berhayal tinggi. Bagaimana bisa aku harus melihat seseorang yang aku impikan selama ini berada dihidupku dan ini semua diluar kendaliku.
