Angin malam masuk tanpa permisi melewati jendela yang sengaja dibiarkan terbuka membuat hordeng sedikit berkibar, walaupun kamarnya sudah memiliki AC, tetapi bagi seorang ANGELINA QUEEN KESYA BELLA, angin yang paling sejuk adalah angin alami diciptakan alam semester walaupun dia tau itu tidak baik bagi kesehatan.wanita yang biasa dipanggil dengan sebutan "Eca" oleh teman temannya dan "Queen" oleh keluarganya itu sedang memandang dirinya dicermin, memiliki paras cantik dan badan ideal membuat Eca selalu mementingkan penampilannya.
Tok..... Tok.....
Eca menoleh kearah pintu yang bersuara itu lalu dengan langkah pelan dia membuka pintu.
"Mama".
Wanita yang dipanggil mama oleh Eca itu adalah ibu angkatnya, jangan tanyakan pada Eca kemana ibu kandungnya karena diapun tidak mengetahuinya dan mamanya enggan memberi tahu kepadanya, lagi pula Eca kecewa dengan ibunya kandungnya itu, mengapa ibunya rela memberikannya kepada orang lain? apa dia memang tidak diinginkan? apa ibunya sengaja membuangnya? oke menurut Eca, dia tidak perlu membahas itu lagi karena Eca sudah bahagia dengan mamanya, walaupun mamanya sedikit mengatur tapi bagi Eca itu tidak menjadi masalah mungkin mamanya ingin Eca menjadi pribadi yang terhormat, satu lagi, papa Eca sudah lama meninggal karena kecelakaan.
Oke balik lagi ketopik awal, Mita (Mama Eca) memandangi gadisnya itu "kenapa kamu belum tidur? Bukannya besok sekolah?".
Eca hanya bisa menyengir, lalu Mita beralih menuju kearah jendela yang belum tertutup, Mita tau ini adalah kebiasaan Eca jika belum tidur, Eca memang anak yang cukup sulit untuk dinasehati.
"Mama kan sudah bilang, jangan membuka jendela disaat malam hari, itu sangat tidak sehat Queen".
Eca hanya mengangguk tetapi anggukannya itu bagi Mita hanyalah sementara saja karena Eca akan mengulanginya lagi.
"Sekarang kamu tidur, besok malam ada acara dirumah teman mama, jangan sampai kantung matamu merusak kecantikanmu".
Yap, selain sedikit disiplin Mita juga selalu menjaga kecantikan putrinya itu, Eca harus terlihat sempurna dimanapun, itu prinsip Mita.
"Iya mah aku tidur" ucap Eca yang dibalas anggukan oleh Mita, lalu sebelum meninggalkan putri satu satunya itu, Mita selalu menyempatkan mencium kening Eca dan mengucapkan "good night", nah itulah mengapa Eca sangat sayang dengan Mita.
***
"Pokoknya nanti malam kamu harus bersikap baik didepan teman mama dan juga ada Kenzo disana, kamu harus ambil hatinya".
Eca menganggukan kepala, sudah terbiasa dengan perkataan Mita, kalau sudah menyangkut teman Mita dan Kenzo.Mita memang selalu menjodoh jodohkan Eca dengan Kenzo Rakaditama karena dimata Mita, Kenzo adalah pasangan terbaik untuk Eca, selain memang wajahnya yang tampan, Kenzo adalah calon ahli waris perusahaannya yang sedang bekerja sama dengan Mita, walaupun Eca tidak mempunyai rasa terhadap Kenzo tetapi Eca yakin dia akan menyukai Kenzo pada waktunya.
Eca selesai dengan sarapannya, lalu berpamitan dengan Mita, tak lupa Mita mencium keningnya. Eca selalu diantar menggunakan supir pribadinya, Mita memang tidak suka jika Eca membawa mobil sendiri, takut terjadi apa apa dijalan itulah alasan Mita.
Diperjalanan Eca tidak banyak bicara, memang sikap yang diajarkan Mita seperti itu agar Eca terlihat anggun dimata semua orang Katanya.
Tetapi jika Eca berada disekolah dan bertemu dengan Kenzo, sikap itu akan dibuang jauh jauh, karena Mita tidak melihatnya, walaupun banyak teman dan guru mengadukan kenakalan Eca, Mita tidak begitu percaya karena Eca mampu biersikap seakan tidak bersalah dan menunjukan wajah polosnya,yah begitulah Eca.
