Aku tidak tau akan menjadi seperti ini. Masa akhir SMPku menjadi sedikit berbeda dari yang aku bayangkan sebelumnya.
Aku hanyalah anak pendiam yang tak pandai bergaul, aku tidak akan mengobrol lebih dulu jika mereka tak memulainya, iya aku secuek itu aku dulu. Wajahku yang memang sudah jutek dari lahir menambah kesan buruk ketika pertama kali mengenalku, aku tak peduli dengan itu yang aku tahu aku akan berteman dengan orang yang menerima ku dan atau mungkin memiliki hobi yang sama denganku. Fangirl kpop
Waktu itu pemilihan teman sebangku yang sialnya ditentukan oleh wali kelasku, seorang wanita nyentrik yang mengampu mata pelajaran ppkn.
Aku waktu itu hanya pasrah dengan siapapun aku duduk sebenarnya tak masalah. Aku sudah mengenal teman2ku sejak kelas 7. Awalnya mungkin biasa tapi aku yakin bisa akrab.
Aku duduk di deret bangku nomor 2 dari depan, semula seorang anak lelaki yang ku kenal baik akan jadi teman sebangku ku tapi nyatanya si wali kelas merolling kembali dan sampailah pada dimana seorang anak lelaki yang nampak asing dan tidak ku kenal baik menuju bangku disebelahku.
Aku memandang dari awal ia pindah dari tempatnya ke menuju di sebelahku. Aku tidak tau ekspresi apa yang aku tampilkan tapi kuyakin ini ekspresi tak suka. Aku hanya tau namanya tapi aku tidak pernah berbicara dengannya. Dia anak pindahan dari kelas G. Dia aneh.
Aku memutuskan pandanganku ketika wali kelas menyuruh untuk duduk ditempat yang beliau sudah atur. Aku jengkel tapi tak bisa berbuat apa. Aku hanya takut tak bisa akrab dengannya, aku pendiam tapi dia lebih pendiam. Syukurnya yang duduk di bangku depan adalah teman-teman yang ku kenal baik. Aku bernafas lega dan melupakan anak lelaki disampingku.
Kami jarang berbicara, entahlah aku tidak tau rasanya canggung dan kaku maka dari itu aku diam saja dan memilih berbicara dengan temanku di bangku depan. Aku jarang melihatnya, atau mungkin aku tidak peduli dengannya? Tidak tau. Bodo amat. Yang ku tahu aku harus belajar.
Aku sering melihatnya diam-diam hanya sekedar untuk tau apa yang dia lakukan. Hahaha aneh
