Seorang yang suka bermain game Arena Of Valor sampai dia tak memperdulikan apa yang ia lakukan. Kemudian dia masuk keadalam dunia dari game yang ia mainkan.
Arena Of Valor merupakan gim dari Tencent yang dikembangkan oleh Timi Studio dari salah satu cabang perusahaan dari Tencent dan dipublikasikan Garena. Gim ini sangat populer dikalangan anak muda sampai yang sudah om om.
Arena Of Valor sendiri merupakan gim bergenre Multiplayer Online Battle Arena yang memfokuskan kerja sama dalam mencapai kemenangan. Terkadang dalam gim ini juga membawa kejenakaan sendiri, terutama di dalam komunitas Indonesia. Banyak sekali drama yang membuat gim ini masih bertahan tengahnya persaingan antara gim sebelah kemudian.
Untuk gim ini memiliki beberapa class yaitu archer/MM, Oberver, Assassin, Mage, Support. Class tersebut juga diisi banyak ras dari dunia Athanor (Sebutan dunia dari AoV) dimulai dari ras elf, manusia, iblis, dewa, demi-human dan lain sebagainya.
Dari setiap karakter juga memiliki ceritanya masing-masing yang membuat gim ini semakin menarik dan sebutan aneh-aneh karakter dari komunitasnya.
Dalam ceritanya Athanor sendiri dibagi menjadi enam tempat yaitu, Kingdom Of Okka, Kingdom of Norman, Afata, Federation of Free, Veda, dan Lokheim dan hampir semua kubu tersebut memusuhi Lokheim kecuali Federation of Free yang acuh tak acuh terhadap masalah ini.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Di Sebuah warung kopi yang dulunya sebagai tempat diskusi yang sekarang menjadi tempat mabar, menjadi Basecamp dari Doni dan teman-temannya untuk bermain Arena of Valor. Mereka melakukan Push Rank, Push Rank, Push Rank.
Dalam kegiatan Push Rank ini Doni dan teman-temannya saling melontarkan kata-kata yang kurang baik selama kegiatan ini.
" Woy, itu DS jebol DS Lane buta yah!"
Umpat Doni kepada temannya yang tak sengaja meninggalkan Posisi tempat yang dimana yang ditugaskan.
"Diem, udah wr minus KDA minus juga bacod pula, gaada harga diri ya !?"
Teman Doni pun membalas dengan nada yang nyaring sehingga kelompok bermain tersebut senyap dan berakhir dengan kekalahan.
"Udah cok pulang dulu kesel"
Sehabis mengalami kekalahan Doni pulang terlebih dahulu karena lelah sudah 20 kali Push Rank dan tidak naik-naik
Doni merupakan mahasiswa semester akhir yang sudah lelah dengan kehidupannya yang sangat membuatnya frustasi. Skripsi yang masih setengah jalan, kebutuhan makan (maklum anak kos), Dosen Pembimbing yang killer dan lain sebagainya
Hal ini membuat Doni melampiaskan kedalam Arena Of Valor. Ketertarikannya dengan gim ini diawali dengan ajakan dari temannya sampai membuat Doni semakin kecanduan sampai-sampai uang kiriman dari orang tua habis karena ingin top up skin biar dikenal sebagai sultan di game Arena Of Valor.
Dia memang dianggap sultan di Arena Of Valor. Tetapi untuk kehidupannya dia hanyalah orang yang biasa seperti yang lainnya. Kadang lebih membutuhkan daripada orang-orang biasanya.