Aku, Kelizia Thalia.
Aku, Tidak punya apa-apa.
Aku, Mau kekehidupan selanjutnya.
"Kelizia Thalia... ?" panggil si laki-laki berbaju putih itu
" Saya dok!" aku bergegas menghapirinya "gimana kondisi Ibu saya dok... ?" tanyaku
"mari ikut keruangan saya, saya akan jelaskan semua" jawab dokter sembari melangkah menuju ruangannya.
"baik Dok..."
Setibanya di Ruangan Dokter
"Jadi gimana dok kondisi ibu saya?" tanyaku dengan serius
"Ibumu harus segera di operasi. Pendarahan di otaknya mulai semakin banyak. ini buruk, karena dapat mengancam nyawa ibu mu. Saya sarankan besok Ibu mu harus segera di Operasi." Jelasnya padaku
Aku Shock. air mata ku, ku tahan untuk tidak keluar.
"Untuk Biaya operasinya, kira-kira berapa ya dok?"
"Saya kurang tau persisnya berapa, tapi sekitar 27 jutaan." jawab dokter spesialis bedah saraf itu.
Aku sudah kehabisan kata-kata, selepas pembicaraan ku dengan dokter, aku mulai menangis. Uang sebanyak itu aku dapat dari mana, sedangkan aku tidak punya apa-apa. Aku segera berlari kencang, aku tinggal kan Rumah sakit itu, aku berlari tanpa tau kemana.
Langkah ku terhenti. Ternyata kaki ku membawa ku ke jembatan tua, di sana sepi, tidak ada orang yang berlalu lalang. Hening.
"Ya Tuhan... apakah Engkau melihatku,? apakah Engkau sedang tertawa sekarang,? apakah hidupku sudah jadi tontonan yang menghiburkan bagi Surga.?" tanyaku dengan kepala mengadah keatas dan air mata yg Terus mengalir.
"Tuhan... jika aku sudah cukup menghiburmu, izinkan aku minta 1 permintaan. Tolong Sembuhkan Ibuku. " akupun mulai berlutut
"Tuhan... jika menyembuhkan Ibuku itu tidak mungkin untuk ku, kirim saja aku kekehidupan selanjutnya. Kehidupan ini sudah cukup buat aku menderita!!!" ungkap ku sembari mulai bangkit berdiri dan menaiki tiang jembatan.
"Thanks God... I'm Done" Aku Lompat dan riak air mulai timbul.
YOU ARE READING
KELIZIA
RomanceGadis cantik bernama Kelizia yang mengalami sebuah insiden dimana dia berniat ingin bunuh diri karena sudah tidak mempunyai apa-apa, orang tuanya yang ada di UGD membutuhkan Operasi sesegera mungkin. Ketika dia melompat, seorang pria menyelamatkan...
