Gue bergegas lari menuju koridor berharap guru killer belum datang karena keterlambatan gue
~prak~
"Lo punya mata ga sih" Ucap seorang lelaki. Mimpi apa gue semalem ngeliat cowok seganteng ini sambil menatap wajahnya
"Woi! Lo budek ya!!"
"Eh maaf gue ga sengaja" Langsung meninggalkan sesosok lelaki tadi
Sesampainya dikelas
"Eh fan lo ngos-ngosan gitu, dari mana aja si" Tanya maudy
"Iya ih untung guru killer belum datang" Timpa prisila
"Iya gue telat bangun tadi" Jawab gue.
Guru datang dan pelajaran pun dimulai
Trettttt tretttt bel istirahat pun berbunyi
"Yuk kantin" Ajak prisila
"Lah skuyyy" Jawab maudy
"Woi fan lo ga ikut" Tanya maudy
"Duluan aja deh gue ngantuk banget semalem abis begadang" Ya gue begadang buat nangis kalian tau kenapa? Gue ga sengaja dengar pembicaraan mama dan papah gue mau pisah, gimana ga sedih ya kan
Btw nama gue Tifanny Anastasya gue biasa di panggil dengan sebutan "fanny" Gue duduk di bangku kelas 11 bahasa, gue punya abang yang bernama gangga
Ini cerita pertamaku semoga kalian suka membacanya yaa maaf kurang sempurna karna aku juga baru belajar, kalau ada kata-kata yang tidak baik tolong di maafkan hehehe. Jangan lupa komen + votenya ya❤
@_rvananta jangan lupa di follow juga. Kalian juga boleh ko cerita tentang masalah kalian ke aku. Karena aku tau, masalah kalo dipendem sendiri itu sakit hehe
YOU ARE READING
i will always wait for you
Teen FictionIni berceritakan tentang teman masa kecil yang selalu menunggu kedatangannya saat sudah besar nanti -happy Reading gaiss ❤semoga kalian suka
