Aku seorang remaja yang berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Aku adalah anak ke-3 dari 5 bersaudara. Kedua kakakku sudah menikah semua dan mempunyai kehidupannya sendiri. Sedangkan aku tinggal bersama orangtua dan adikku-adikku. Ayahku hanya seorang kuli bangunan. Sedangkan ibuku membuka usaha warung pecel kecil-kecilan di depan rumah. Ibuku selalu berkata, ''lumayan, bisa buat bantu ayahmu... Supaya tidak kepikiran untuk makan kita sehari-hari.'' Jadi intinya, hasil jerih payah ayahku digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kami selain makan... Misalnya untuk kebutuhan sekolahku dan adik-adikku.
Adikku yang pertama duduk dibangku kelas 2 SMP dan yang bontot masih kelas 4 SD. Yang SMP namanya Syifa dan yang kecil namanya Nabila. Ya... Dari 5 bersaudara, akulah satu-satunya anak lelaki di rumah ini. Satu-satunya anak yang selalu dinasehati oleh ibuku, ''Jadilah sosok laki-laki yang tangguh dan bertanggung jawab agar kelak kamu bisa membantu ayahmu untuk menjaga adik-adikmu. Ibu yakin... Arkan anak lelaki ibu ini selalu bisa diandalkan oleh keluarganya...''
Itulah yang selalu ibu katakan kepadaku, sebelum musibah itu menghampiri kami. Ya... Kejadian naas yang tak akan pernah aku lupakan walaupun itu sudah berlalu 1 tahun yang lalu. Dan tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku. Seandainya aku tahu siapa pelaku tabrak lari yang telah menghilangkan nyawa ibuku, aku pasti akan menghabisinya dengan tanganku sendiri...
Setahun kehidupan kami belakangan ini sungguh berubah drastis. Sangat jauh berbeda ketika ibu sudah tidak ada di samping kami lagi. Aku sering kasihan melihat ayahku, yang seorang diri harus memikirkan kebutuhan kami bertiga. Ya... walaupun aku sendiri ada kerja sampingan, tapi itu hanya cukup untuk memenuhi setengah dari kebutuhan sekolahku saja. Yang setengahnya lagi aku masih mengandalkan ayahku. Sering di tengah malam aku melihat ayahku melamun dan meneteskan air mata. Tapi apa dayaku... ''Maafkan aku Yah. Arkan saat ini belum bisa jadi anak yang dapat diandalkan...'' Dan aku pun hanya bisa menatap ayahku dalam diam dari kejauhan.
ESTÁS LEYENDO
Kau kah tulang rusukku??
Novela JuvenilKehidupan seorang laki-laki muda dari keluarga sederhana yang sangat kelam dan cenderung tidak mempunyai masa depan yang cerah... Begitulah orang-orang sekitar menyebutnya.
