Cinderella School

142 15 17
                                        

Aku bersyukur pada Tuhan telah memberiku keluarga harmonis seperti keluargaku saat ini, aku berdoa setiap pagi setelah bangun tidur sebelum bergegas mandi untuk bersekolah.
Sudah 2tahun sejak kejadian itu, ayahku kembali bekerja sebagai staff disalah satu anak perusahaan AdCorp, keluargaku kembali hidup damai dan sejahtera.
Aku terdiam saat mengingat AdCorp, mengingat dia kekasihku bisa dibilang begitu,  dia yang mengklaim.

Aku segera mandi dan bersiap.

..

"Kamu sudah siap berangkat sayang?" Mamaku dengan senyumnya yang manis.
"Sudah Mah, sepertinya aku tidak ikut sarapan bareng kalian,  Jo sudah menjemputku".
"Kenapa tidak ikut bergabung saja sarapan bersama? " tanya ayahku.

Aku diam.

"Untuk apa Yah? Tidak usah uangnya banyak,  dia bisa beli Restoran, Pria sombong seperti dia tidak cocok bersama kita".
"Sudah sana pergi bersama pangeranmu itu".

Aku diam. Sudah terbiasa dengan ucapannya yang pedas,  terkadang juga jail terhadapku.  Tomy Park ini kakak angkat tersialku, berbeda 4 bulan dan 1 kelas denganku, sial.

"sialan lo! "  ke arahnya pelan.

"Yaudah sana Nay" Mamahku menyuruhku cepat.
Cium Mamah dan Ayahku sebelum pergi.

Melihat dia sudah diluar pagar dengan supirnya, aku menghampirinya dengan senyuman

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Melihat dia sudah diluar pagar dengan supirnya, aku menghampirinya dengan senyuman.

"Kamu belum sarapan kan sayang?" tanya dia dengan memegang tanganku dan mencium telapak tanganku.

YaTuhan apa tidak jijik?

"Belum, nanti kamu tidak mau makan jika aku tidak sarapan bareng kamu"
Jawabku dengan senyuman termanis.

Dia tersenyum dan memberi kode Pak supir.
Lalu Pak Supir membukakan pintu untuk kami,  dia menadahkan tangannya diatas kepalaku agar tidak terbentur, lalu masuk kedalam.

Aku diam saja dalam mobil, dan sesekali tersenyum padanya yang selalu perhatikan wajahku.

..

Sudah kuduga dia sudah menyiapkan sarapan pagi mewah untukku,  segala macam, termasuk salad buah dan jus buah.
Dia selalu mengatur segala makananku,  mulai sarapan,  makan siang bahkan malam,  aku jarang makan bersama keluargaku,  kecuali dia keluar kota atau negeri urusan pekerjaan.
Yah dia sudah bekerja, jarak kami 5 tahun.
Sekolah ini milik AdCorp,  mulai dari TK-University.
Bukan hanya sekolah ini saja milik AdCorp tapi perusahaan dibidang lain seperti Hiburan dan Elektronik.
Dia Milyuner kenapa mau bersamaku?  Gadis recehan.

"Nanti malam makan dirumahku, nanti kujemput pulang sekolah".
Perintahnya padaku.

Aku hanya terdiam dan mengangguk, aku tidak bisa membantahnya,  semua ini demi ayah, demi ayah.

Makan kami sudah kelar aku ingin segera masuk kelas.

"Jo, aku masuk kelas dulu yah, aku ada tes untuk latihan Ujian masuk perguruan".

Possesif YouWhere stories live. Discover now