ALWAYS WITH YOU

470 36 37
                                        

CAST :

SAINT SUPPAPONG

PERTH TANAPON

AND OTHER

hai balikk lagi ,,maaf yah malahan bikin FF baru dan nggak nerusin FF yang lama wkkwkw , ff ini aku buat colabs bareng Sparkyuian karena  ide nya lagi ngalir ,, mungkin ini sedikit sad ,, but tetep happy ending ,,, ini sebener nya curahan hati aku sama dian  yang lagi galau dengan semua nya ,, dan jadi lah FF ini ,, semoga kalian suka ,, kalo nggak suka gpp,, wkwkkwwk aku nggak akan memaksa buat suka dengan FF aku ,,

jangan lupa vote dan comment yahh ,, 

happy reading 

.......

.......

.......

.......

Saint pov

Aku menghela nafas. lagi dan lagi, untuk kesekian kali nya aku harus merasakan ini. Merasakan perasaan ini lagi. Perasaan di mana aku sangat merasa tidak berguna sebagai kekasih nya. Merasakan perasaan sesak yang menyerang dada ku. Disaat dirinya sedang ada di titik terbawah nya aku makah tidak ada di sisi nya . aku tidak bisa memberikan semangat kepada nya . tidak bisa memberikan pelukan kepadanya dan berkata " semuanya akan baik-baik saja perth..aku di sini bersamamu".

Aku menangis melihat nya menangis seperti saat ini. Aku merasa sangat tidak berguna sebagai kekasih nya. Dulu saat aku ada di posisi nya , dirinya selalu datang dan menenangkan diriku , ketika diriku sedang terpuruk saat itu dirinya datang memberikan sebuah pelukan yang hangat dan berkata " semua nya akan baik-baik saja. Masih banyak orang yang mendukung kita hanya menunggu waktu dan semua nya akan kembali seperti semula". Dan selalu kata2 itu yang aku ingat sampai sekarang.

Tapi apa yang aku lakukan saat ini. Aku tidak dapat memberikan semangat kepada nya . tidak dapat menenangkan nya dengan kata-kata ku.Aku termenung dalam lamunan ku , aku ingin sekali bertemu dengan nya, tapi bagaimana caranya ???Aku harus bertemu dengan nya saat ini juga, ya..aku harus bertemu dengannya..akhir nya aku beranjak dari tempat duduku dan berjalan menuju menejerku..phi chen.

" phi..akuu.."ucapku pelan..aku benar benar takut dan tak yakin mengatakan ini pada menejerku

"Phii..aku..aku mohon" sebelum aku melanjutkan kata kata ku p chen langsung memotong ucapakanku dan membuatku terdiam

"Aku tau apa yang ingin kau katakan saint.." ucapnya tanpa menatapku dia terlihat sibuk melihat ponselnya

"aku mohon tolong antar aku ke apartemen perth sekarang juga phii, akuuu mohon...aku tidak bisa melihat nya seperti ini phi " mohonku pada phi chen , sungguh aku ingin menangis rasa nya mengingat keadaan nya ketika live IG tadi.

"Aku mohon jangan membuat ini lebih sulit saint. bukanya aku tak mau mengantarkanmu.. tapi aku tak bisa membuat situasi kau yg sudah sulit seperti ini bertambah sulit dengan kau menemuainya" ungkap phi chen panjang lebar..

Akhirnya aku menghirup nafas dengan dalam untuk mengurangi sesak dalam dadaku dan juga sebenarnya untuk menahan tangisku

"Aku mohoon..phi.." pintaku kesekian kalinya pada menejerku dengan mata ku yg sudah menahan tangis.

Tak ada respon dari nya yang aku liat. Akhirnya "duk" itu suara lutut ku. pikiranku sudah buntu akhirnya ini cara terakhir yang bisa aku lakukan.. yaa aku berlutut dan menangkupkan kedua tangan ku dihadapan phi chen menejerku.. phi chen terlihat terkejut dengan apa yang aku lakukan. akhirnya tangis ku pecah 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 27, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

one shootWhere stories live. Discover now