1- prolog

31 1 0
                                        

Gadis berambut panjang berwarna coklat susu dengan poni yang menyamping diwajahnya adalah pecinta hewan kecuali serangga. Termasuk kucing. Ia sangat menyukai kucing. Sudah ada lima belas kucing yang ia pelihara dirumahnya. Teman temannya pun sangat risih jika bermain dirumahnya.

Gadis itu banyak disukai. Tidak hanya oleh lelaki, namun orang orang disekitarnya juga menyukai nya. Mulai dari style, wajah, bahkan hatinya. Dan ia sangat benci kecoak, serta macam macam serangga lainnya. Jika ia bertemu dengan salah satunya. Bisa saja ia membuat gempa dirumahnya dengan teriakannya itu.

Satu lagi, perempuan itu sama sekali tidak takut akan kotor. Kecuali cuci piring, ia sangat benci cuci piring. Karena banyak sisa nasi atau makanan yang menempel dipiring tersebut.

"Bibiiiii tolong!! Ada kecoak!"

Gadis berumur enam belas tahun itu memakai handuk untuk menutupi tubuhnya yang tak berpakaian dengan rambutnya yang masih bercampur shampoo dan berdiri diatas bathtub.

"Non caca... Non caca.. Masa badan gede takut kecoak"

Ucap bi marni mengambil kecoa menggunakan tissue sambil menggeleng gelengkan kepala dan tersenyum.

"Terimakasih bi"

#BasabasidenganAuthor

Aduaduu baru prolog aja udah seru gimana ceritanyaa nihh. Kira kira apa yang bakal terjadi sama caca yaa. Dan gimana kesehariannya? Hehehe ini story pertama aku. Makasih yang udah mau baca. Ditunggu next partnya yaaa..

I love u readers 😍

Caca AuristelaWhere stories live. Discover now