Orang Aneh Ngakunya Dewa

19 3 2
                                        

Keska.

Gadis kelas 1 SMA yang sampai saat ini belum mempunyai pacar. Pernah, sih, punya. Tapi sayangnya, gak pernah ada yang berbobot.

Yang satu ganteng, but suka mainin cewek. Yang satu lagi, udah fuckboy so-soan mau mainin hatinya Keska.

Drttttt.... dddrrrrttt.....

Keska meraih handphonenya yang berada di nakas. Keningnya berkerut melihat nomor baru.

Tanpa ragu, dia meng-klik tombol hijau dan mendengar sapaan dari sana.

"Keskaaa!!!"

Dalam hati, Keska mengumpat. Untung saja dia segera menjauhkan telinganya dari telepon genggamnya.

"Ini siapa?"

"Aiguuuu... Igeossneunde, taehyung yeochinimnida ~~!"

"Ngomong apaan, sih?!"

"Aduoh, nih anak! Hera! Satu-satunya ARMY beruntung yang dapetin hati Taehyung!"

"Gak usah teriak, bang*at! Gue gak budeg!"

"Hah?? Bude??!!! Kenapa bude?!"

"Tau, ah. Lu perlu apa?!"

"Jangan ngegas, dong~ Ini, ada orang pindahan di depan rumah ganteng banget mirip Kangdan!!"

"What? Kandang? Kandang ayam?"

---

Lumayan lama gak dijawab, membuat Keska berpikiran bahwasanya yang dia bilang itu benar.

"Sekali neomu neoneun bilang kandang, naneun santet neo kutu kupret!"

Keska memicingkan matanya. Ya Lord, kenapa engkau memberi Keska sepupu cewek berbahasa alien gini??

"Ya, dah... Gue nyerah. Terus itu si ka-- si tetangga lo sekolah dimana?"

"Urusannya sama lo, apa? Awas lo nikung, ya?!"

Please deh, Ra. Yang ngejar Keska terus, 'kan cowok yang kamu suka. Bukan Keska yang suka. Terus, dia gak pernah ada niat nikung sepupu sendiri kali.

"Hmm.."

"Namanya?"

"Dewa!!"

Sabar, gue gak ada niat berantem sama K-popers gila satu ini!

"O--ke--"

"Gue matiin, ya!! Nanti dia dateng gue belum dandan, bisa bahaya!"

"Bahaya apanya?"

"Dahlah! Buka aja BTS DANGER di youtube terus klik yang ada kata 'MV'-nya! Bogonde haru sija!"

Keska yang moodnya hancur seketika, mencampakkan hpnya asal dan duduk di pinggir kasur. Dia melihat novelnya yang belum tuntas, dan berniat untuk mengambil.

GEDUBRAK!!

Hampir saja gadis itu melompat keluar jendela. Keska langsung keluar kamarnya dan menuruni tangga.

Apaan, sih?

Belum sempat Keska turun tangga satu lagi, dia melihat ada seonggok daging di sofa tamunya. Dia lihat lagi, atap rumahnya udah bolong sampai langit dapat terihat, tepat di titik lurus seonggok daging itu.

Keska terdiam, hingga tak lama kemudian, berdiri seorang pria jangkung ditatapannya. "AAaaa!!!!"

"LO SIAPAAAA!!???"

---

Dia menutup telinganya karena suara Keska. Keska lihat lagi, dia tidak berbusana.

"AAAAA!!! GAK ADA OTAK!!"

Keska melempar sendal rumahnya ke arah cowok yang gak berakhlak itu. Udah bolongin rumah orang, gak pake baju, gak coba nutupin diri lagi.

"Diam!"

Akhirnya ngomong.

Keska speechles.

Inikan rumah dia, ngapain mau aja disuruh diem? Hak yang diemin dia apa?

"Lah-- lo siapa diemin gue?"

Cowok itu menghening. Dia cuma bisa ngerti 'a', 'ada otak', sama 'siapa' dari semua lontaran perkataan Keska.

"Dewa."

"Dewa tanah."

Keska mengerjapkan matanya.

"Dewa tetangganya Hera? Kalo mau kenalan gak usah pake helikopter terus ngeluncur kerumah gue kali. Lebay banget!"

"Mohon bahasanya diperbaiki. Aku tidak mengerti."

"Bhuodo ahmaddd!! Get away out of my face bitches!"

"Kamu bilang apa?"

"Keluar!!!"

"Oh, keluar. Kenapa harus panjang sekali kalimat yang anda lontarkan? Saya sampai tidak bisa memahami."

Keska udah geram banget. COWOK didepannya masih tak mau bergeming dan Keska pikir, dia sudah cocok jadi guru sansekerta paling tidak guru bahasa.

"Gak keluar?!"

Cowok itu pun mengabaikan Keska dan beranjak ke arah kamar papinya Keska, yang kini sudah menjadi almarhum bersama maminya. Keska, sebatang kara di keluarga kecilnya.

"Saya bisa pinjamkan baju ayahanda kamu, kan?  Soalnya saya membaca disini tulisan papi. Saya pernah berkunjung ke bumi, ternyata arti papi adalah ayah. Jadi, boleh, kan?"

















Haloo!!!

Ceritaku yang sebelumnya ku publish ya!! Soalnya, aku juga sebenarnya mau nyampein keluh kesah di cerita ini wkwkwkqwew.

Gini, aku updatenya sesuai mood tapi janji gak akan telat deh sekali semingguuuu~

Untuk nambah inspirasi, tmn tmn juga bisa curhat dan aku tuangin ceritanya di cerita kali ini, tapi sebagai tokoh figuran, gimana? Full satu chaprer itu, pasti cerita kalian:)

Semoga betah, ya dicerita kali iniiii~

Babayyy!!!

-ursweetsalad-

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 26, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Dewa IdiotWhere stories live. Discover now