Waktu itu saya memiliki teman dekat, yang bernama "Vian", saya dengannya telah merencanakan perjalanan ke suatu daerah jawa.
Dua hari kemudian kami berangkat kejawa dengan membawa peralatan secukupnya dan melaju dengan kendaraan roda dua.. 3 jam berlalu kami sampai di tempat tujuan.
Sesampainya disana, kami melihat kearah lingkungan sekitar dengan wangi pepohonan yang belum pernah kami cium sebelumnya di tempat asal kami yaitu Jakarta.
Lalu Vian menepuk pundak saya lalu berkata sambil mulut senyum lebar.
"Bro saya kira daerah sini sudah maju dan banyak gedung-gedung, ternyata masih banyak hutan-hutan yang lebat dan banyak wangi-wangi disini"
Lalu saya ketawa mendengar celoteh si vian.
"Hahahaha Dasar lu, sudahlah nanti kita bicara dengan pak RT, ayo Vian kita cari alamat rumah pak RT nya"
Tidak lama kemudian pak RT itu mendatangi kami dengan kendaraan roda dua ,dengan badan gendut bulet dan memakai peci sambil senyum-senyum gajelas dari jauh, saya kira si Pak RT seneng kedatengan kami kesini, eh ternyata emang gitu diamah orangnya kadang senyum-senyum sendiri gajelas, jadinya saya dengan Vian juga ikut ketawa ngetawain si pak RT.
"Eh Pak RT, apakabar pak, bahagia amat senyum-senyum sendiri pak hehehehe, Baru saja kami ingin melangkah mencari alamat rumah Pak RT eh malah bapak yang muncul duluan"
"Alhamdulillah baik Nak, ah kalian bisa aja deh _sambil senyum gajelas_ yaudah ayoo ikut bapak, mending kerumah aja panas disinimah, dirumah bapak mah adem enak yuk"
Setelah di ajak Pak RT kerumahnya, kami ngegas motor lagi kerumah pak RT sekitar 2 KM jarak kerumahnya.
Diperjalanan ketika saya memutar sepion agar sesuai, lalu saya melihat ada cewe berdua di belakang kami sedang mengendarai motor searah putaran roda yang sedang kami kendarai.
Kemudian sampainya kami dirumah pak RT, si cewe itu ngelewat kedepan kami sambil senyum, cewe itu cantik-cantik, si Vian pun bengong terus sampai lupa saya suruh turun dari motor karena keberatan membawa barang-barang
"Vian turun dong lu berat nihh barang-barang lu bawa banyak banget nih, barang mati juga lu bawa-bawa terus, berat nihh turun dong"
"Oh iya-iya sori hehehe gilee Bro cewe disini cantik-cantik semua sampe ngiler gua liatnya"
Kami masuk kerumah pak RT dan menetap disana selama seminggu.
istirahat sebentar sebelum kami keliling melihat pemandangan sekitar sini.
2 jam berlalu dan hari pun mulai sore
Kami mulai berkeliling melihat keadaan sekitar dan pemandangan yang indah belum pernah kami temui di Jakarta, dan Vian melihat cewe berdua yang tadi, sambil berdiri kelihatannya sedang mengamati bunga-bunga yang tertanam liar di pinggiran jalan setapak, lalu Vian bergegas mendekati dan menyapa salah satu dari cewe itu
"Hay"
"Iyahh" sicewe membalasnya.
"Kenalin, nama saya Vian alpiana Nugroho biasa di panggil Vian"
"Saya Wulan Cahaya" sambil senyum malu.
"Kamu lagi ngapain disini Wulan"
"Iyanih aku lagi ada penelitian tentang klorofil bunga khas daerah Jawa"
"Oh gitu, hmm kalo gituu.. boleh aku ajak jalan-jalan keliling desa sini besok" modus.
YOU ARE READING
Cerita Pendek
Short StoryMengisahkan seorang lelaki yang gagal menyimpan hati disaat cinta yang dia kejar lebih memilih lelaki yang dipilih orangtuanya
