"Ngakak kan lu pada banyangin deh"
Candaan receh yang dilontarkan Somi sontak membuat Ryujin tertawa hingga perutnya sakit, matanya yang sipit tertutup, serta susah nafas.
Tapi masih aja ketawa, sampe lelucon itu udah garing pake banget.
"Ryu awas!"seru Shuhua yang melihat ada bola basket terlempar kearah mereka.
Shuhua, Heejin, Somi, dan Minju buru - buru mundur sementara Ryujin masih kebingungan dengan yang mereka katakan.
Seorang pria tampan dengan tangkasnya memeluk Ryujin kemudian menutupi kepala Ryujin dengan tangan berototnya,
Kemudian menjatuhkan badan mereka untuk menghindari bola.
"Ah"
Ryujin membuka matanya, mengalihkan tangan Jeno yang menutupi wajahnya.
Mata Jeno dan mata Ryujin saling menatap, Jeno bangkit seraya memperhatikan setiap inci tubuh Ryujin.
"Ada yang sakit?"
"Ada yang sakit, ada yang sakit, liat tuh tangan sama idung lo berdarah, ayo ke uks."
╱ ╲
©strbearnim_
Saya yakin kalian tahu bagaimana cara menghargai penulis.
⚠warning !
Semua yang ada disini murni hasil pemikiran serta imajinasi author, dimohon untuk tidak mengcopy - paste apapun dari sini.
Cerita ini tidak ada hubungannya dengan Lee Jeno, Shin Ryujin, NCT, NCT DREAM, ITZY, agensi yang menaungi mereka, ataupun idol - idol yang terlibat disini.
Cerita ini hanya fiksi, atau imajinasi dan khayalan author.
Happy reading, and enjoying this story !📑
╲ ╱
YOU ARE READING
its okay to not be fine | ryujin, jeno
Fanfiction[Kpop lokal series] Tentang mereka, yang mati -matian mempertahankan cintanya. ©strbearnim_ |⚠don't copy my story Cerita yang dipersembahkan untuk sist' bro -ship ffavoriteku, teruntuk para ryujin' jeno shipper. March, 2O |'2O2O
