Hallo sodara/i sejagat maya, awalnya aku hanya senang mencari kisah kalian dari Google yg kemudian Google menuntunku ke Wattpad hehe..
Cerita nyata kalian membuatku merasa terpancing untuk ikut serta membagikan kisahku,padahal aku bukan s'orang penulis.
Jadi mohon maaf jika tulisanku kurang enak dibacanya.
Aku lahir dan dibesarkan diperkampungan dikota kecil tetangga Bandung,terlahir sebagai anak nakal yg gemar begadang. Whatttt mana ada bayi nakal dan suka begadang ?!!
Ya emang gak ada kalo bayi mah,ini kan ceriatanya dah ngelewatin masa bayi.
Kenakalan yg dipicu karena perceraian kedua orang tua,jd nya aku kurang perhatian dan gemblengan dari seorang ayah.
skip -->
Berawal ketika aku punya pacar bernama Enok O'oy,nama yg sangat Sundanesse, doi orangnya baik dan penurut (nurut yg positif loh ya) hingga kebaikan dan sifatnya yang tumut (penurut) itu memaksaku pergi mencari uang untuk menghalalkan dia menjadi bagian hidupku.
Tp disisi lain aku juga ingin sekali membiayai adikku yg masih kelas 2 SMU,aku tak ingin dia putus ditengah jalan sepertiku (aku cuma sampai kls 2 Mts (sederajat SLTP). Dan disatu sisi lagi aku ingin memberi penghidupan untuk ibuku ya karna status ibuku memang janda tua yg tak punya mata pencaharian tetap.
Ok,sekarang sudah komplit.. ada tiga hal didalam otakku pengen nikah,pengen merjuangin adik dan menghidupi ibuku,lumayan stress guys dan memang bikin stress.
Bayangin aja guys,aku cuma kerja rumahan yg hasil tak seberapa dan hasilnya harus dibagi tiga.. eh dibagi empat dengan jatah makanku.
Alhasil otakku berasa pada titik didih 99,999999% mungkin hehe dan lost control pun beraksi,setiap malam aku mabuk²an hingga akhirnya pada suatu malam aku naik ke lantai 2 tempat jemur pakaian dgn membawa 2 botol miras.
Teguk demi teguk kunikmati dari rasa pahit minuman itu hingga tetes terakhir dari satu botol miras tersebut.
Jangan menyangka aku sudah mabuk,tentu saja aku belum mabuk karna baru kuminum satu botol tp saat itu lain dari biasanya,kulihat langit tampak gelap dan dengan awan hitam yg menghijab terangnya bulan.
Angin mendadak hilang tapi tak kurasa panas hawa kota yg berpolusi itu. Samar kurasa ada yg menuntunku untuk berbaring.
"Ada apa ini?"
"Kenapa aku harus berbaring?"
Aku belum mabuk dan aku memang tidak mabuk,sungguh memalukan masa aku harus mabuk hanya karna sebotol miras.
Tidak,aku harus bangkit dan menghabiskan sisa minumanku sebotol lagi.
Tapi lagi lagi aku tak kuat untuk bangkit,semakin kupaksakan untuk bangkit semakin lemas kurasa badan ini.
"Ohh ada apa ini kenapa aku gak kuat bangun?" Tiba tiba pandanganku kabur cukup lama hingga kupaksakan menutup mata, saat kubuka mata kembali pandanganku menjadi jelas tp apa yg kulihat bukan seperti kota Jakarta yg sedang kutinggali.
Yang kulihat semuanya hanya asap asap dan asap di alam cahaya yg berwarana Abu abu.
"Apa aku berada di Alam kematian?
Mana jasadku yg katanya arwah bisa melihat jasadnya ketika dicabut nyawa? "
Hanya bisa bertanya kepada diri sendiri dan itulah yg aku lakukan,karna disana tak ada siapa siapa selain aku,asap dan cahaya redup.
Tiba tiba aku merasakan kehadiran seseorang yg tak bisa kulihat tp bisa kuknali dia,ya dia berwajah ke 'Araban, berjanggut sedada memakai jubah layaknya para syeikh dengan kainnya yg berwarana putih agak abu abu.
Aku merasa dia menatapku dengan rasa kasih sayang berwajah murka.
Ya.. dia menyayangiku tp dia juga kesal atas kelakuanku hingga nada bicaranya tinggi dan keras bagai halilintar.
"Hai orang yg berfikiran kacau bersabarlah,Allah melihatmu.
Atau kalau memang kamu menginginkannya,hafalkanlah Surah .... "
*MAAF SURAHNYA TIDAK DIPUBLIKASIKAN,KHAWATIR NANTI DISALAH GUNA KAN*
Ku terkejut mendengarnya hingga tiba tiba terbangun dan memikirkan ucapannya.
Ternyata aku bukan dari alam kematian dan akupun belum mati.
Aku hanya terlelap di alam yg bukanlah alam mimpi,entah alam apa namanya aku gak tahu yg pasti kalian juga pasti pernah merasakannnya.
Aku slalu terngiang bagian kalimat
"kalau memang kamu menginginkannya"
Berarti kalau aku bisa menghafal surah tsb apa yg aku inginkan saat itu bisa terwujud. Ya tentu saja tidak mustahil karna yg harus kuhafal adalah Firman-Nya.
Dan setelah kuselidiki ternyata banyak orang yg mengamalkan surah itu dengan petunjuk yg berbeda beda dari masing masing gurunya untuk meminta hajat kepada-Nya.
Tapi sayang saat itu aku malah terlena dengan nafsuku dan tak kuindahkan petunjuk itu,aku malah asyik dengan miras yg pada saat itu kuanggap hanya miras yg bisa menenangkanku,. Aku salah !
Bersambung..
(Makasih untuk yg membaca tulisan pertamaku ini, mohon vote dan komennya supaya semangat Updatenya 😊)
KAMU SEDANG MEMBACA
Tiga Wayang
AcakJangan pernah mengira di era modern ini manusia berhenti bersekutu dengan Jin. Manusia yg lemah imannya takkan jauh dari peranan Jin. Jin dan manusia akan selalu terikat bagai sepasang baik buruk,benar salah,siang malam dsb. Kisah ini adalah nyata t...
