PAGI cerah menggantung di langit, suasana ramai murid baru yang menginjakkan kakinya memasuki gerbang sekolah termasuk gea. Terdengar suara keributan di depan mading sekolah, gea pun menuju mading tersebut dengan rasa penasaran dan jantung yang berdegup kencang, Yaa keramaian itu ternyata daftar nama siswa yang akan menduduki pembagian kelas yaitu ipa dan ips. Setelah gea menelusuri dengan wajah penuh keringat karena berdesak-desakkan dengan semua murid baru, akhirnya gea melihat namanya di urutan ke 73 yang menduduki kelas ipa 3, akhirnya gea sedikit
lega karena rasa penasarannya sudah hilang.
Sebelum memasuki masa putih abu-abu gea pernah bermimpi ingin menduduki kelas ipa, setelah sekian lama perjuangan dan doa yang selalu ia pinta kepada Tuhan akhirnya terkabulkan juga, dan bergegaslah dengan rasa gembira menuju kelas ipa 3 beramai-ramai dengan siswa baru yang lain. Di tengah-tengah perjalanan ada siswi dengan mata yang indah dan wajah yang cantik mulai menyapa gea dengan senyuman "Hai, siapa namamu?" Disodorkanlah tangan siswi itu kepada gea, tanpa berlama-lama gea menebarkan senyum kembali kepada dia sambil menyodorkan tangan "Hai, namaku gea, kalo boleh tau kamu dapet kelas apa?"
Percakapan panjang pun mulai terjadi diantara mereka berdua, ditengah keramaian menuju kelas mereka masing-masing, mereka tetap malanjutkan percakapan sembari berjalan "namaku kesya biasa dipanggil caca, aku dapet kelas ipa 3, kamu ? Btw salam kenal ya". Tak terasa tiba-tiba mereka sudah tiba dikelas ipa 3, gea pun berhenti sejenak dengan wajah yang sangat senang karena mengetahui kenalan barunya dikelas yang sama dengan sangat lantang gea menjawab "wah aku juga di ipa 3, kebetulan sekali ya, salam kenal juga ca". Mereka berdua pun memasuki kelas ipa 3 dengan sangat gembira.
4 baris kursi tepat didepan mereka, gea dan caca kebingungan karena kursi bagian-bagian yang lain sudah terisi penuh hanya tinggal bagian paling depan, mereka berdua terpaksa menduduki kursi baris ke 3 paling depan, caca berkata " ge, kamu duduk sama aku aja" gea pun menjawab "ok ca". Suasana kelas ramai seperti pasar , beberapa siswa sudah banyak yang berbincang-bincang akrab dengan siswa yang lain entah itu teman dulunya atau siswa yang baru, beberapa saat kemudian keramaian mulai terhenti karena datang seorang guru cantik memakai hijab yang panjang, tanpa ragu-ragu gea mulai berfikir bahwa guru cantik itu adalah sosok yang akan menjadi wali kelasnya di ipa 3.
Guru tersebut tanpa basa-basi mulai menggerakan bibirnya "assalamualaikum wr wb, perkenalkan nama saya ibu yuli rusdiana biasa dipanggil ibu yuli, disini saya sebagai wali kelas kalian yaitu kelas ipa 3". Dan semua menjawab salam dari ibu yuli tersebut.
