Dari semua luka yang aku rasa
Bagian yang paling aku tida suka adalah tentang kamu yang merasa tidak bahagia atau dikecewakan dunia
atau bahkan hanya tentang perasaan abuabu yang kemudian disusul gurat sendu dari raut wajahmu.
Sebab setiap kali garis waktu berhenti disana, aku ikut terluka.
Sembari melangitkan doa lebih lama. Bersujud lebih rendah dari sebelumnya. Untuk apa? Merayu semesta agar berpihak pada bahagiamu meskipun itu tidak melibatkan aku didalamnya.
Gapapa.
YOU ARE READING
NO ONE
PoetryIni untuk kamu Namun, ketika cintamu bukan lagi aku tulisan ini tak lagi bertuju.
