Park Chanyeol
&
Do Kyungsoo (GS)
Ada suatu rasa yang telah menyiksaku hingga saat ini, Cinta. Ya, aku mencintai seseorang, sosok gadis yang tidak pernah luput dari pikiranku selama ini. Gadis yang menghampiriku ketika aku tengah terpuruk saat itu,
Saat keesokan harinya aku datang kembali untuk menemui gadis manis dan imut itu, nihil. Ia tak datang.
Hari demi hari terlewati. aku terus mendatangi tempat itu, menanti dirinya. Namun hasilnya tetap nihil. Ia takkan pernah datang kembali.
Hingga akhirnya aku merasa kehilangan. Karena Dia, gadis yang telah membuat hidupku kembali berwarna disaat aku merasa berada dalam dunia yang sangat kelam.
"Do Kyungsoo, kau milikku.."
18 tahun lalu.
Pluk
Pluk
Seorang bocah laki - laki yang tengah terduduk di tepi danau terus melemparkan batu batu kecil.
"Huft.. apa mereka tidak pernah lelah bertengkar? Jika mereka selalu begitu kenapa tidak berpisah saja? Aku sangat muak sekali dengan Appa dan Eomma. Mereka tidak pernah memperdulikan aku. Mereka egois!!"
Anak laki - laki itu sangat kesepian. Dirinya merasa bahwa dunia ini sangat tidak adil kepadanya. Ia hanya menginginkan kasih sayang dari kedua orang tua nya. Tidak perlu harta, ia hanya ingin cinta. Namun, kedua orang tua nya seperti tidak merasa memiliki anak yang masih harus mendapat kasih sayang dan didikan. Mereka hanya mementingkan pekerjaan nya dan dirinya masing -masing.
"Aku benci mereka!!"
"Hum.. permisi apakah Soo boleh duduk disini?"
Seorang gadis kecil yang imut dan mungil mendatanginya
Chanyeol pov
"Hum.. permisi apakah Soo boleh duduk disini?"
Ku arahkan pandanganku kepada sosok gadis yang kini berdiri tepat disampingku. Sangat imut. Akupun sedikit mengulum senyum. Namun aku mendatarkan raut wajahku kembali, karena seorang laki - laki harus memperlihatkan kewibawaan nya dihadapan gadis manis. Begitulah yang diajarkan Park Siwon, yang sial nya adalah Appa ku, sebelum masalah berdatangan menghampiri keluargaku.
Oke, kembali dengan gadis imut satu ini.
"Duduk saja jika ingin,"
"Oh, berati Soo boleh ya duduk disini kak?"
"Boleh—
Tapi ada syaratnya!"
Gadis itu mengerjap - ngerjapkan mata nya bingung.
Uh.. wajah imut nya yang menjadi inconnect itu membuat kadar keimutan nya bertambah.
"Sini! Kemarilah, mendekat dengan kakak."
Gadis itu berjalan mendekat ke arah ku dan sedikit membungkukan badan,
Chuu
Chanyeol mencium bibir gadis itu,
"Sekarang kau boleh duduk gadis manis. Duduklah samping kakak!"
"Huh? Iya kak.."
"Hmm.. kakak Soo ingin bercerita apakah kakak mau mendengarkan nya?"
"Ceritalah.."
"Soo sangat lelah.. Soo selalu disuruh daddy untuk mengikuti berbagai macam kursus, mulai dari Biola, Berenang, English, Melukis, Vocal, Balet, Karate—"
"Sebanyak itu? Ehm daddy mu menyuruh untuk mengikuti khursus sebanyak itu?"
"Iya.. daddy bilang ia ingin menjadikan Soo anak perempuan yang sempurna nantinya. Tapi kak,"
"Soo benar - benar lelah, tapi Soo sayang sekali sama daddy jadi Soo tidak ingin melawan perintah daddy."
Chanyeol mengelus kepala gadis itu, "Hei gadis manis, jika kau memang benar - benar lelah dan tidak sanggup, cobalah untuk berbicara dan mengatakan apa yang kau rasa kepada daddy mu itu."
Chanyeol membawa kepala gadis itu untuk bersandar di pundaknya dan merangkul tubuh gadis mungil itu hingga berada dalam pelukannya.
Harum.
"Soo tidak berani melakukan itu, walaupun daddy sering menyuruh Soo melakukan hal ini itu tapi daddy selalu memberikan kasih sayang kepada Soo, mommy juga sangat menyayangi Soo. Mereka menyayangi Soo.."
"Ya, mereka menyayangimu. Dan kau sangat beruntung untuk hal yang satu itu."
Sepertinya akupun mulai menyayangimu.
"Iya, memang semua orang tua sayang kan kepada anaknya?"
"Aah itu—"
"Do Kyungsoo. Mommy mencarimu kemana - mana ternyata kau ada di sini sayang.. syukurlah kau tidak apa - apa,"
Aku dan gadis dalam pelukan ku ini melihat ke arah belakang. Kulihat wanita cantik yang ku pastikan adalah ibu dari gadis ini. Akupun melepaskan rangkulan pada gadis ini dan tersenyum kikuk lalu sedikit membungkukkan diri kepadanya.
"Mom? Maafkan Soo.."
"Tidak apa sayang, yang terpenting kau baik baik saja.. ayo daddy sudah menunggu kita,"
"Hm sebentar mom— kak aku pergi dulu ya, jangan merasa kesepian dan sendiri. Kakak harus bahagia selalu!"
Grep
Chup
"Soo pergi dulu ya kak, Selamat tinggal."
Chanyeol masih diam terpaku ditempatnya saat ini mencoba mencerna kejadian barusan. Dimana gadis mungil itu memeluk dan mencium pipinya.
"Do Kyungsoo"
Dan tak kusadari saat kau mengucapkan 'selamat tinggal' itu sangat berdampak untukku dalam menjalani hidup bertahun - tahun kini.
Karena waktu ku, hanya ku habiskan untuk mencari dirimu, takdirku Do Kyungsoo.
to be continue
![Mrs. Do? [DISCONTINUED]](https://img.wattpad.com/cover/213525145-64-k789911.jpg)