Aku memiliki seorang teman yang ku pikir tidak terlalu dekat hanya sebatas teman sekamar pada asrama sekolah dia adalah orang yang rada menjengkelkan tapi lumayan menyenangkan berteman dengannya, namanya cheline. Tiap akhir pekan kami diizinkan pulang untuk bertemu keluarga masing-masing, seperti setiap akhir pekan biasanya cheline selalu memintaku membawa oleh-oleh berupa bucket bunga mawar, dan ya aku tau dia sangat suka dengan bunga mawar,tapi aku terkadang tak menghirauannya dan berpikir itu hanya gurauan.
Suatu minggu di sore hari aku sedang duduk menikmati sunset sambil membaca novel komedi di teras rumahku, pada saat itu smartphoneku berdering dan itu adalah chat dari cheline.
“P”
“iya”
“eemm maaf mengganggu,kamu bisa temani aku?
Aku sedikit tertegun, Tidak biasanya, baru kali ini cheline memintaku menemaninya, aku bergumam dalam hati. Sembari typing aku mencoba menerka-nerka apa yang cheline inginkan.
“memang kau mau kemana? Kemana si mike?*Mike adalah pacarnya*.
“kau bisa temani aku belanja ke pasar swalayan?. Mike sedang keluar kota bersama keluarganya”.
Ya mau tidak mau dia adalah teman sekamarku tak mungkin aku mengabaikannya lagipula pasar tersebut hanya berjarak beberapa kilo dari rumahku dan tidak terlalu buruk kerana dia berniat mentraktirku makan di sebuah kafe.
Dan kami pun bertemu di sebuah gang persimpangan antara arah rumahku dan rumahnya, dia turun dari sebuah taxi dan aku menunggunya dengan sepeda motor.
Kami pun berboncengan menuju pasar swalayan. Setelah itu kami mengunjungi sebuah kafe dekat situ yang cukup terkenal dikalangan anak remaja.
Setelah dari kafe kami memutuskan untuk berfoto di taman dekat dengan kafe.
Saat kami berjalan cheline menemukan sebuah koper yang terbilang cukup kecil entah itu dibilang tas ataupun apa yang pasti itu adalah sebuah koper.
Aku lalu mengambil koper itu, walaupun disitu cukup ramai tetapi tak seorangpun menghiraukan keberadaan koper tersebut,saat aku mengangkat koper dan terjatuhlah selembar uang 20 dollar.Cheline lalu mengambil uang tersebut.
Aku mengatakan padanya agar kita harus membagi rata uang itu, tapi cheline menolak. Dia memang tipe orang yang jujur. Dia berkata bahwa kita harus mengembalikan koper itu kepemiliknya.
Berhubung besok senin,Kami kembali ke asrama. Diasrama, cheline membuka koper itu dan mulai memeriksa apa yang ada didalamnya.
Aneh isinya hanya ada sebuah kartu ATM tanpa nama, sebuah tiket bus, dan poto hitam putih dari seorang pria paruh baya, dan sekumpulan kertas-kertas, padahal saat aku mengangkat koper tersebut terasa cukup berat seperti terisi tumpukan baju yang penuh. Cheline kemudian mengeluarkan kertas itu dan melihatnya.
“apa yang tertulis disitu?”tanyaku.
“aku tidak tahu,”jawab cheline.”aku rasa ini bahasa latin”.
Aku mengambil catatan itu dan mulai membacanya
“OCCISIVM, PROMPTVS EST AD MORTVM,VIVERE, AVE VERSUS CRISTUS,AVE VICTIMVZ,DEXTRVMI LENTENVM, DIABOLICA”.
“bukan, konyol”.cheline tertawa.”kau salah menyebutkannya semua. Apakah kau tidak mengetahuinya? Ketika orang Roma menulis dalam bahasa latin, mereka menggunakan V sebagai pengganti U” (semua V itu disebutkan menjadi U).
YOU ARE READING
Creepy Pasta Handmade Real Karya Dr.Flame: The Silence Is My Favorite Sound
Mystery / ThrillerSebuah Cerpen yang menceritakan dua orang teman sekamar asrama yang menemukan kutukan.. Dan satu diantara mereka tewas setelah 13 hari karena perjanjian mantera dengan iluminati. By: Dr.Flame
