"Cari kerja dimana lagi ya?" keluh Arcil,seorang mahasiswa S3 yang lelah karena bingung harus bekerja dimana lagi.
"Oi ngapain lo ngelamun?" tanya sahabat karibnya itu.
"Oh elu Jo. Gak nih gw bingung cari kerja dimana lagi ya?" frustasi Arcil.
"Lah kan udah jadi guru bimbel kan?"
"Iya,tapi muridnya bukan liat ke papan tulis liatnya ke muka ganteng bin tampan ini"
"Sa aeluh pantat panci. Klo jadi owner cafe?"
"Gak!nanti malah minta foto lagi"
"Haha dasar"
"Kalau jadi Ojol?"
"Ntar yang ada penumpangnya meluk gw lagi hwhw"
"Hahaaaha nasib lo hahahhaha"
Sahabat karib Arcil ialah Bejo.
Meskipun namanya yah gitu~ tapi dia ganteng kok blasteran indo-inggris
"Oh! Gimana kalau jadi Detektif? Kan lo pinter tuh apalagi mecahin masalah gimana?" tawar Bejo.
"Boleh juga dimana?" tanya Arcil.
"Tadi gw liat di internet. Nih alamat kantornya."
"Boleh jo kita kesana yuk abis pulang kuliah" ajak Arcil.
"Asyque"
'Detective International Office'
"Woah~tinggi banget gedungnya" takjub Arcil sampai mulutnya ternganga.
"Iya cil pasti dalemnya bagus juga" ucap Bejo.
"Ho'oh yok dah masuk!"
"Ayok!"
Dengan semangat Arcil dan Bejo memasuki Kantor tersebut. Betapa takjubnya mereka melihat didalamnya seperti hotel bintang lima.
"Eh gile ini hotel apa kantor" -Bejo.
"Toilet,udah tau kantor masih nanya" -Arcil.
"Yeuh santuy nape" -Bejo.
Ketika Arcil dan Bejo sedang asyiknya berdebat ada seseorang yang berjalan menuju mereka.
"Maaf,mas mas ini ada perlu apa?
"Eh iya mas ini saya dan teman saya mau jadi Detektif mas" -Bejo.
"Oh mau ngelamar kerja toh"
"Iya mas" -Arcil.
"Oh masuk aja di ruang kepala detektif dari sini belok kanan terus masuk lift lantai 30 lurus kanan lagi terus kiri lurus nah situ deh"
'Nge-rap anjay gak ada koma' -Bejo.
'Napa jalannya harus zig zag gini dah? Arsiteknya gimana sih rancang bangunan ?' -Arcil.
"Oke mas terimakasih" -Bejo and Arcil.
"Iya dek sukses ya"
Mereka hanya mengangguk dan pergi seperti kata pemuda tadi.
'Ruang Kepala Detektif'
Akhirnya mereka sampai dimana ruangan yang dimaksud berada di lantai atas. Bejo dan Arcil menghela napas kasar.
"Gw buka ya jo" -Arcil.
"Iyeh" -Bejo.
"Huft" -Arcil.
Ceklek
Pintu terbuka menampilakan seorang pria paruh baya yang tampan sedang menulis dimejanya.
"Permisi pak" -Bejo.
"Ya?"
"Em..anu...saya dan teman saya mau melamar sebagai Detektif pak" gugup Bejo.
"Oh silahkan duduk"
Mereka pun duduk di hadapan pria tersebut dengan gugupnya,takut ditolak.
"Ini isi data diri kalian dahulu,setelah selasai saya akan mengetes kepada kalian. Nama saya Zaen Catharieno panggil saja Mr.Zaen" jelas Mr.zaen.
"Baik mr." kompak mereka.
Dikantor ini memang beda dengan kantor lainnya. Melamar kerja pun harus langsung kepada kepala detektif agar bisa menilai ketegasan calon detektif secara langsung.
Setelah selesai mengisi data diri Arcil dan Bejo memberikannya kepada Mr.zaen.
"Hmm...Fransson Archenious biasa dipanggil?" tanya mr zaen.
"Arcil mr."
"Oh,Benedict Johansson dipanggil?"
"Bejo mr"
"Ha?! Nama sekeren ini dipanggil bejo? Padahal kamu tampan loh kok dipanggil Bejo?" -mr.zaen.
"Biar gampang mr. Hehe" -Bejo.
"Oh gitu yasudah saya akan memberikan pertanyaan pada kalian berdua"
"Baik mr" -Bejo Arcil.
"Hm,kuliah jurusan apa?" -Mr zaen
"Kami berdua masuk jurusan teknik" -Arcil.
"Bisa bela diri?"
"Bisa" - Arcil Bejo.
"Apa?"
"Taekwoundow" -Bejo.
"Wushu,karate,silat" -Arcil.
"Baiklah,kenapa kalian ingin menjadi detektif?"
"Karena itu juga pekerjaan yang mulia untuk membantu orang lain memecahkan masalah" -Arcil.
"Supaya bisa menangkap orang yang berbuat jahat" -Bejo.
"Blablabla...?"
"Blablabla....
Mereka selesai acara Q&A dan soal yang diajukan mr.zean selama 6jam dan hasilnya...
"Oke kalian lulus tes lisan dan tes tertulis. Besok jadwal kuliah berapa jam?" tanya mr.
"3jam" serentak mereka.
"Besok sehabis pulang kuliah kalian lansung kesini dan saya akan mengetes kekuatan fisik" jelas mr.
"Baik mr." serentak lagi mereka.
"Dan ingat! Jangan ada yang tau kalau kalian mendaftarkan diri sebagai detektif dan kalaupun kalian lulus semua tes tetap jangan kasih tau kalau kalian bekerja disini" jelas mr.
"Kenapa mr.? Kan kantor ini terkenal mr?" tanya Bejo dan Arcil hanya mengangguk.
"Orang orang hanya mengetahui kalau tempat ini hanya tempat untuk detektif biasa,buktinya banyak kan kantor detektif yang lain?"
"Iya" -ArJo.
"Karna itu kejahatan ada dimana saja dan kapan saja. Sebagai detektif harus menjaga identitas dan bersikap biasa saja biar tidak ada yang curiga"
"Oh gitu mr." -Arcil.
"Ini sudah malam pulanglah hati-hati dijalan dan ingat besok!" -mr zean.
"Baik mr!" -Arjo.
Setelah mereka meninggalkan ruangan mereka bisa bernapas lega dan tinggal 1tes lagi untuk menjadi detektif.
⬇
BINABASA MO ANG
Detective Vs Pcyhopath
Mystery / ThrillerAku yakin ada sesuatu yang disembunyikannya,tapi aku harus berhati-hati menjadi detektif tidaklah mudah. Aku harus fokus dan menyelesaikan masalah dengan tuntas! Memang ada masalah apa? Sampai nyawa yang tidak berdosa dibunuh?
