aku sangat polos aku mensegalakan semua demi dia, iyah dia matahariku
Dia begitu berarti di hidup ku waktu itu.
Dia memberikan cahaya dihari2ku yang kelam
Memberikan secerca harapan yang sungguh itu membuatku bangkit
Dia memberiku semangat dan kenyataan yng begitu besar hingga aku maju.
Tapi aku baru sadar bahwa aku tak bisa memiliki matahariku karena aku hanya bisa melihat tanpa bisa menyentuhnya jika aku menyentuhnya aku akan terbakar dan terluka.
Itu menyakitkan tapi aku ingin menyentuhnya walau itu sakit tapi ia memilih pergi dan tak ingin melukaiku.
Dia tak tahu bahwa dngan dia pergi itu lebih menyakitkan dari luka terbakar yng terlihat yang bisa diobati.
Tapi bagaimana dngn lukaku yang ini rasanya sungguh sakit membuatku ingin mati aku tak tahu dmna luka itu tapi ini sangat sakit air mataku terus jatuh cahaya biasanya aku dapat sekarang tidak ada hanya ada kegelapan dihari2ku kembali kelam sepeti mayat hidup.
Tanpa arah dan tujuan
Aku ingin dia kembali tolong siapapun kembalikan dia matahariku tolong kembali aku tak kuat menahan ini semua aku ingin mati saja!!
Aku tak berarti tanpamu aku tak ada tujuan tanpa dirimu
aku bagaikan tungak yang kehilangan sebagian badannya tanpa daun bunga dan buah.
Jadi izinkan aku pergi aku hanya hidup seperti tunggak, angin berhembus begitu saja tanpa nyanyian dedaunan tanpa wangi dari bungaku tanpa buah yang akan dipetik tapi aku hidup karena akarku tak kau cabut!!!
