Alesya&Angga

2 0 0
                                        

Alesya baru saja siuman.Kecelakaan yang menimpanya seminggu yang lalu membuatnya harus terbaring tak berdaya di rumah sakit.Begitu ia bangun,tak satupun ditemuinya orang diruangannya.
Penglihatannya masih belum stabil.Matanya masih susah menerima cahaya.Dan hingga sampai beberapa waktu penglihatannya kembali seperti biasanya walau kepalanya agak pusing.Kakinya masih agak kaku untuk berjalan,Ketika ia sadar bahwa kakinya diperban,dan perasaanya saat takut saat itu.LUMPUH???itu yang ada dipikirannya.

Agak lama kemudian seorang suster masuk keruangannya,dan setelahnya Alesya ditanyakan perasaanya saat ini bagaimana.Alesya menjawab bahwa ia agak merasa baikan tapi ia cemas dengan keadaan kakinya.Susterpun memberitahu bahwa Alesya tidak menderita kelumpuhan.Tetapi kakinya memang agak kaku digerakkan karena terdapat luka ringan di bagian dalam kakinya.

Perasaanya kembali agak tenang karena suster bilang ia masih bisa berjalan.Setelahnya ia bertanya tentang keluarganya kembali.
"Kalau keluarga saya tau gak sus?kalo saya kecelakaan?"Tanya Alesya.
"Ia dik,tadi pagi keluarga kamu baru aja dari sini."suster itu menjawab sambil memberi suap demi suapan bubur ke mulut Alesya.
"Terus yang bawa saya kerumah sakit siapa?Teman teman saya dimana?"
"Dek,Yang bawa kamu itu warga.Dan teman teman Kamu ada diruang rawat biasa,yaudah kalau begitu saya keluar dulu ya."
setelahnya suster itu pergi.Keadaan di ruangan itu tidak terlalu sunyi ada 1 pasien lagi disebelah Alesya.Namun ia tak dapat melihat secara langsung teman seruangannya itu karena tertutup gorden pembatas.Dan tiba tiba ada suara yang cukup keras di sebelah Alesya,membuatnya semakin penasaran.Karena ia cukup dekat dengan gorden pembatas itu,ia membuka sedikit gorden itu.Tampak seorang laki laki seumurannya berusaha mengambil suatu barang dimeja kecil sebelahnya.
"Butuh bantuan?"tanya Alesya.
Laki laki itu terkejut!!
"Em...,ia..,bisa ambilkan kaca mata ku?"
Alesya melirik kebawah,ia melihat satu kacamata tebal.Lalu ia berusaha mebggerakkan kakinya.Dengan hati hati ia turun mengambil kaca mata itu.
Namun kekuatan kakinya belum pulih,
"Aduh...!!!"ringisnya saat tak sengaja terjatuh.
"Kamu!!!kamu gak papa kan?gimana ini aku gak bisa bantu!kakiku sakit...!!!"ujar laki laki itu.
Dengan perlahan lahan Alesya mengambil kaca mata itu lalu ia berdiri dengan susahnya.
"Gak papa kok.Nih...!!"Ia memberikan kaca mata itu.
"Terimakasih ya!!!"
Alesya mengangguk sambil tersenyum.
"Oh iya ngomong ngomong nama kamu siapa?"Tanya Alesya sambil mengulurkan tangannya.
Laki laki itu menunduk.
"Lah...,kenapa?kamu kok diam?"Alesya heran.
"Kamu mau nyalam aku?"
"Emang kenapa?kan salaman doang.Gak salahkan?"Alesya heran.
"Namaku Angga Derhys.Kalau namamu siapa?"Angga Menjabat kembali tangan Alesya.
"Aku Alesya Louretta.Oh,ya...ngomong ngomong kamu sakit apa sih?kok sampe ngambil kaca mata aja jatuh?"Alesya agak kepo.
"Aku..,kemarin berantem dikit sma Ayahku."

"Ayahmu?kok tega sih?terus kenapa kamu gak lawan sih?kamu kan anak cowok?"

"Entahlah.Aku gak bisa melawan sama Orangtuaku.Terimakasih ya."

"Untuk apa?"

"Kamu udah mau jadi temanku.Biasanya gak ada yang mau temanan samaku."

"Teman?"
Pertanyaan dari Alesya membuat Angga menunduk lagi.
"Kamu gak mau temanan samaku?"Tanya Angga polos.

"Kenapa enggak?ya maulah.Masa sih gak ada yang mau temenan sama kamu."

Angga diam iya tak menjawab Alesya,ia berbaring lalu menghadap arah berlawanan dengan Alesya.

"Angga?kamu kenapa?Aku mau kom temenan sama kamu."
Angga berbalik menghadap Alesya.
"Jangan,jangan temanan sama aku.Belum kenal sama kamu aja aku udah ngerepotin kamu."Ucap Angga.

"Ngerepotin? Itu mah namanya nolongin.Udah gini aja deh.Karena kita satu ruangan kita harus temenan.Alesya teman Angga."

"Angga teman Alesya."lanjut Angga.
Keduanyapun tersenyum.semenjak saat itu.Mereka menjadi kelihatan sangat akrab.Mereka sering tertawa bersama.Cerita tentang banyak hal.
Sampai Alesya benar benar merasa nyaman berteman dengan Angga.Begitu juga dengan Angga.

Malam sudah tiba tak satupun orang datang menjenguk Alesya dan Angga.Hingga akhirnya mereka tertidur karena lelah bercerita.

***
Pelan pelan mata Alesya terbuka.Dilihatnya Orang yang sudah ditunggu tunggunya duduk diasampingnya.Menyambut paginya.
"Pagi Alesya !!"Ucap Kak Alana dan Bang Arsen.
"Pagi kesayangan"Papa dana mamanya juga menyapa.

"Wah,mimpi Apa Alesya semalam.Pagi pagi udah dijengukin sama satu kampung."Ucap Alesya bercanda.
"Adek Abang mah...,bisa aja.Gimana udah enakan belum?"ujar Arsen dengan lembut.
"Udahsih.Cuman ini Perbannya agak ganggu."ucapa Alesya.
"Makanya sya,kalau dibilangin jangan ngeyel."cibir Alana.
"Ia deh kak.Alesya janji gak bakalan naik motor lagi tanpa pengawasan atau izin orang dewasa."Ucapa Alesya.
"Udah ah.gak usah dibahas yang penting kamu semangat buat sehat."Mama Alesya memang paling bisa.
"Oh iya ini ada keripik kentang buatan bang Arsen pake saus tomat."Ucapa Arsen menyodorkan kantongan plastik yang berisi rantang kecil.
"Wihh,tau banget nih bang Arsen.Emangnya aku boleh.Makan makanan gini?"

"Emang itu beracun apa? Yaboleh lah."ujar Arsen.

Lalu Alesya menuangkan saus tomat ke pinggiran rantang.Sebelum ia memakan kripik itu ia teringat sesuatu.Ia pun membuka gorden pembatas disampingnya.
"Loh kok gak ada?"Ucap Alesya bingung.

"Kenapa sya?"tanya Alana.

"Itu teman Alesya gak ada."

"Ya iya teman kamu dirawat di kamar sebelah."

"Bukan itu pah,Alesya punya teman namanya Angga Dia dirawat tepat disini sisamping Alesya."jelas Alesya.
"Udah pulang kali,mungkin dia udah sembuh,"tebak Papanya.

"Gak mungkin lah pah...,secara semalam dia itu masih sakit kok."

"Ya udalah gak usah dipikirin yeman biasa doang kok."Ucap Arsen.

Setelahnya Alesya lanjut memakan kentang goreng buatan Arsen.
Setelahnya Dokter datang memberi tahu bahwa Alesya sudah boleh pulang.Dia hanya cukup istirahat saja dirumah.
Dengan senangnya Alesya mendengarnya.Namun sebelum ia keluar dari kamar inapanya ia melihat ke tempat tidur Angga sebentar.
"Dah Angga,semoga kita jumpa lagi."
Lalu ia pergi keluar mengikuti keluarganya.
"Saat menunggu mama mengurus Administrani,Arsen dan Papanya keparkuran untuk membawa mobil kedepan rumah sakit agar Alesya tak oerlu berjalan.Alana juga pamit ke tolilet sebentar.Kini Alesya sendirian didepan rumah sakit.
"Kamu mau pulang ya sya?"Tanya Angga yang tiba tiba menghampiri Alesya.
"Angga?kamu dari mana aja sih.Kamu bisa berdiri emang kamu udah sehat.Ia aku emang mau pulang."
"Yaudah kalo gitu aku keruangan dulu ya..."
Angga pergi meninggalkan Alesya.

"Kenapasih?Aneh!!"cibir Alesya."

........

"Kamu ini merepotkan saja.Ayah itu banyak kerjaan tau.!!kalau gitu kamu bakalan ayah kirim sama Bundamu yang gak berguna itu."

"Cukup Ayah!!!Angga udah gede.Aku udah SMA kenapasih aku  harua nurut terus sama Ayah.Oke!!!Aku bakalan pergi sma Bunda.Jauh dari Ayah!!!"

......

with love,

Gabriella❤

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 21, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Magic FriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang