Bagian Akhir...

6 0 0
                                        

Beberapa bulan sebelum selendang melilit di pundak dan dadaku ada kegelisahan yang harus kubagikan pada kalian.

Di malam hujan ini

Pada malam ini, lampu kamar redup dan ditemani hawa dingin selepas hujan ini

Aku masih menikmati indahnya Jogja dan musim hujan bulan Desember yang menghantarkanku pada kegelisahan melesaat pada titik di mana aku harus membagikan resahku ini.

Ada beberapa ikhwal yang ingin aku bagikan prihal kerisauan yang berkecamuk dalam hati dan pikiranku saat ini.

Malam ini, segelas kopi dan cemilan kecil menemani

Di musim hujan semacam ini, kerinduan berkobar di ujung kesadaranku

Aku berkesimpulan:

Keberhasilan atas sebuah kebenaran bukan bertumpuh pada penegakannya tetapi harus berawal dari penyadaran atas keberadaannya

Di pulau Jawa ini

Di sebrang tanah kelahiran kini

Kau aku bukanlah manikmanik yang berfungsi memperindah organ tertentu

Kau aku bukanlah tawanan dalam tahanan yang bernama pendidikan

Kau aku bukanlah cat tatawarna bagi kanvas birokrasi

Kau aku bukanlah sapi perah bercucuk hidung bagi tanah garapan segerombol aparat berwajah malaikat

Kita adalah sehimpun padi bagi ayah ibu di rumah

Ayah ibu yang berperan melawan usia dan kehawatiran atas pacelik demi keberlangsungan harapan dan kebanggaan di tanah hati mereka

Kita sehimpun padi yang seharusnya berlomba-lomba keluar dari cangkang kebodohan

Sehimpun padi yang seharusnya berlomba-lomba keluar dari cangkang kebodohan

Sehimpun padi yang harus segerah menguning agar bisa dinikmati orang banyak

Agar bisa mengenyangkan kelaparan duni pendidikan semacam sekarang ini

Ibuku seorang janda beranak dua

Yang harus berjuang melawan tatanan sosoal dan tuntutan spp serta beban hidupku di sini

Makian penagih hutang sama lumrahnya dengan ikan asin di meja makan setiap harisnya

Tidak ada yang harus aku banggakan dan keluhkan nasib semacam ini bukanlah piagm yang harus dipamerkan untuk mendapat beasiswa

Ada beberapa teman sekelasku yang sudah tak punya ayah ibu

Ada juga teman seasramaku yang masih lengkap orang tuan tapi tak pernah dapat uang kuliah dan mereka baikbaik saja berkawan dengan nasib sampai selesai sarjana

Peristiwa kemiskinan dan kehancuran tata keluarga bukan alasan bagi kita untuk menggonggong demi semangkuk susu dan sepiring tulang dimejameja pendidikan

Sebab banyak yang berkecukupan dalam hidup dan kasih sayang, tapi tak mampu menyelesaikan kewajiban mereka sebagai seorang mahasiswa

Keberhasilan itu adalah kekuatan berpikir dan kebenaran dalam menata nurani

Jika bercerita dan menyebut nama ibu kucur hujan diluar sana tak selebat dalam dadaku

Sebagai seorang akaemisi kita harus sadar perkelahian kita bukan hanya berpusat pada kerinduan kampong dan seisinya

Tapi juga pada unsur dan birahi atas masa muda yang menggebu menggelora

Segeralah sadar

Perjuangan yang kita lakukan dalam belajar bukanlah bertumpu pada proses pembelajaran di kelas saja tapi guna menyikapi kehidupan yang bersetubuh dengan kelaparan, penindasan, kebodohan, penganiayaan, dan kekerasan yang mengatasnamakan rakyat, tuhan dan kepentingankepentingan lainnya

Saudaraku

Rangkaian kata ini tidak akan kau temukan dimejameja pendidikan yang berdebu

Papan tulus yang didandani warnawarni spidol dari tantangan badut kelas

Atau buku-buku buta tanpa nyala api yang akan menuntun kita oada kesadaran berpikir dalam menyikaspi kehidupan bermasyarakat

Rangkaian kata ini aku kumpulkan dari jalanjalan dari karungkarung pemulung, mangkuk pengemis, ritme gita pengamen

Tik tak tik tuk sepatu kuda, derit besi karat becakbecak,

Sampai rekah bunga senyum tawa para pelacur dan gelandangan yang berserakan sepanjang penjalananku sebelum melepas gelar sarjana Satu

Di malam ini

Ditemani rintik hujan yang sedikit pamit untuk pergi

Aku berdoa kepada tuhan yang esa agar kita semua segera bangun dari kematian berpikir

Saudaraku

Tundukkan kepala sejenak tengadahkan kedua belah tangan ke cakrawalah dengan segala ikhlas, kita rapal doa bersama melafadkan doa alfatiha.. 

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 14, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

SarjanaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang