Mairisa Anatasya, cewe cantik, tinggi, putih, pinter, mancung, body goals, perfect lah pokoknya. Berbeda dengan kakaknya Adinia Meira. Dengan badan gempal, item, dekil, pendek, ngga banget pokoknya.
Fisik Mai mengikuti ibunya, yang bekerja sebagai instruktur senam ternama. Sedangkan Adin, mengikuti badan ayahnya. Yaa... Ngga beda jauh laahh.
Adin sangat sering dibandingkan dengan adiknya. Sering dibully Sana sini, dikucilkan, juga mendapat perlakuan yang tidak mengenakan dari orang lain.
Sedangkan Mai, sering dipuji, menjadi most wanted disekolah, pemenang Mas mbak Duta SMA, menjadi idaman para cogan, sering nolak cowo. Kedua kakak adik ini bak alis, yang susah buat nyamain nya.
Malu? Adin ngga pernah merasa Malu dengan keadaannya. Urusan omongan orang? Adin selalu bodo amat. Sakit sih emang, tapi dalam pikiran Adin dari pada ngurusin orang gila malah ketularan gila. Ya mending bodo amaatttt
