Seorang wanita yang memiliki tubuh yang ideal bak seorang model dengan mata biru nya mampu memikat siapa pun yang melihatnnya.
Dia rayna agatha w. Dia gadis yang tidak mengetahui dimana keberadaan keluarga kandungnya, dia hanya tinggal bersama nenek dari ayah dan ibu tirinya.
Kalau kalian bertanya dimana ayah dan ibunya berada jawaban nya ialah, mereka sudah meninggal yang diakibatkan oleh kecelakaan pesawat
Selama ini ia selalu berusaha dan meminta kepada neneknya itu untuk memberitahu dimana keberadaan keluarga kandungnya berada tetapi neneknya selalu bungkam.
Rayna menatap benda di tangannya dengan perasaan kacau, air matanya turun dengan lancangnya membasahi pipinya. Ia gagal menjaga kehormatan dirinya, dia hamil, segera ia mengambil ponsel miliknya dan menghubungi pacarnya, DAVIN ELVANO CARNEY.
DAVIN😊
Temui aku di kafe tempat biasa, ada yang mau aku bicarain
DAVIN
Oke
Masih dengan air mata yang membasahi kedua pipinya, rayna bergegas untuk menemui gavin untuk membicarakan perihal kehamilannya itu.
Dengan memakan waktu kurang lebih dua puluh menit, akhirnya rayna sampai di tempat yang di tujuhnya, dari pintu masuk rayna dapat melihat gavin duduk sendiri membelakangi nya tanpa memesan apa pun.
Dengan segera rayna menghampirinya dan duduk tepat di depan kekasihnya itu.
"Davin... Panggil rayna saat ia sudah duduk
" oh. Hay to the point aja gue lagi gak ada waktu buat bersantai" ucap gavin dingin.
Meskipun mereka pada saat kelas tiga sma sudah pacaran tetapi gavin tak pernah sekalipun menunjukkan rasa suka padanya bahkan gavin selalu bersikap dingin kepada rayna.
"Aku hamil.." ucap rayna dengan takut dan menunduk
Seakan gavin salah dengar gavin menyuruh rayna untuk mengulang perkataanta.
" Aku hamil anak kamu gavin" ucap rayna dengan air mata yang sudah mengalir
Sebelum menjawab gavin terdiam, dia terkejut, tapi ia tak percaya kalau yang ada dalam kandungan rayna itu adalah anaknya.
Tanpa sadar gavin mengatakan perkataan yang membuat hati rayna sakit bak di tusuk seribu jarum.
"Gugurkan anak itu maka kau akan tetap menjadi pacarku" ucap gavin dengan tatapan ketidaksukaannya pada rayna.
"Apa? tidak! Aku tidak akan menggugurkan anak ini" ucap rayna menolak
" Oke kalau begitu kita PUTUS" ucap gavin tanpa beban saat mengucapkan kata PUTUS.
"Kau bilang kau akan bertanggung jawab dan kau bilang kau mencintaiku, tapi apa ini gav?"
" Kau percaya dengan rayuan gombalku? Kau tak lebih dari seorang jalang"
" Aku bukan jalang brengsek"
"Lalu apa? Mau tidur dengan pria yang bukan suami mu, kau tak pantas untuk ku jadikan istri, dan satu lagi aku tak pernah mencintai mu jalang" ucap gavin dan langsung meninggalkan rayna disana sendiri.
Setelah merasa lebih tenang, rayna memutuskan untuk pulang kerumah
Sesampainya di rumah rayna dikejutkan dengan neneknya yang berada di pintu rumahnya dengan tatapan kekecewaan.
"Bilang sama nenek, kalau ini bukan punya rayna" ucap nenek
" maafin rayna nek"
Nenek memegang dadanya, tanpa perlu ditanya lagi, ia sudah tahu kalau alat itu adalah punya cucunya.
" tapi siapa laki laki itu nak" tanya nenek
" pacar rayna nek, tapi tapi ia tak mau bertanggungjawab gak" ucap rayna
Mendengar jawaban rayna membuat nenek bersedih atas apa yang dijalani cucunya.
" waktu nenek sudah tak banyak lagi rayna, carilah informasi tentang keluarga mu nak, ucap nenek sembari menghembuskan napas panjang
Rayna merasa aneh saat neneknya yang begitu lemas,
Ia menangis sejadi jadinya saat mengetahui kalau neneknya sudah tiada,
