two

108 11 4
                                        

Kami mengobrol sepanjang siang sepulang sekolah di perpustakaan. Kau dan aku menjadi penggemar novel bergenre sci-fi. Aku bahkan terpergok pengawas perpustakaan sedang berebut satu novel yang sama, denganmu. Itu karena kau membuat kebisingan yang luar biasa dengan tingkah konyolmu. Oh, aku hanya bisa tertawa, dan melepaskan buku itu untuk kau baca terlebih dulu.

Aku dan kau juga menggemari es krim vanilla. Hari ini, aku yang mentraktirmu. Untuk besok, giliranmu. Itu kesepakatannya. Sampai-sampai kami akrab sekali dengan Jammie--penjual eskrim, karena setiap  harinya aku atau kau mampir untuk membeli dua 'sweet vanilla' flavour.

Kudengar, kau ingin sekali menjadi ahli biologi. Maka, tak jarang aku mampir ke kelasmu sekedar membagi ensiklopedia yang barusaja kubaca. Kau selalu mendengarku seksama. Dengan rasa ingin taumu tentang dunia biologi lewat beribu pertanyaan yang kau lontarkan setelah aku menjelaskan. Jujur, aku lebih dulu bermimpi menjadi ahli biologi, sebelum aku tau bahwa kau juga sama.

Kau dan aku, berebut sesuatu yang sama. Mencari-cari satu hal yang sama. Dengan mimpi-mimpi yang sama.

Baiklah.

***

I Know, For Sure.Where stories live. Discover now