Ombro-phobia'01

107 7 0
                                        

Selamat membaca

🌧

"Nghh ... hhh..."Daniel terengah engah karna mimpi buruknya .

Sudah kebiasaan Daniel bermimpi buruk tentang masa lalunya di tinggal sang ayah jika hujan turun .

Kring ... Kring ... !!!

Ponsel berwarna silver dengan merk iPhone milik Daniel berbunyi .

Daniel segera mengambil ponselnya dan menjawab telfon yg ia terima .

"Iya kak?"

"Bersiaplah , ingat kau punya jadwal pagi ini , aku akan menjemputmu"

"Baik kak .."

Closed down

Daniel segera beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi .

🌧

Sepulang dari acara tv yg Daniel datangi tadi , mobil begitu hening .

"Wajahmu sepertinya dari tadi berbeda , Daniel . Kenapa?"Tanya Minhyun memecahkan keheningan .

"Hmm ... Aku mimpi buruk lagi"Jawab Daniel .

"Ya ... Pantas saja .. Tadi malam hujan"

"Sudahlah , Daniel . Kembalilah ceria"Minhyun berucap disusul senyuman manisnya .

"Ternyata ... Begitu sulit melupakan peristiwa itu kak . Apa lagi di masa masa sekarang . Dimana Seoul semakin sering di guyur hujan ."Sahut Daniel .

"Sabar Daniel . Itu tidak akan bisa terlupakan . Itu sebuah kenangan kelam dalam hidupmu . dan kau juga sangat mencintai ayahmu"

"Oh ya , bagaimana? Apa pak Yoon memberi libur pada ku?"

"Iya , kenapa kau begitu ingin pulang Daniel?"

"Yeah! Setelah 4 tahun akhirnya aku kembali ke Busan"

Daniel begitu senang kepala agensinya mengijikannya untuk libur . Karna Daniel sudah sangat merindukan mamanya , setelah 2 tahunahun tak bertemu .

Daniel sebenarnya sudah sepuluh tahun yg lalu di Seoul untuk kuliah . Saat waktu wisuda tiba , ibu Daniel berada di Seoul untuk hadir di acara wisuda Daniel satu minggu di Seoul .

Sampai Daniel bertemu Jisung pemilik Yoon's entertainment dan mengangkat Daniel menjadi artisnya . Daniel tak pernah lagi pulang ke kota kelahirannya Busan , karna jadwal yg sangat padat 2 tahun ini .

"Kak , kau juga org Busan . Tak ingin pulang?"Tanya Daniel

"Tentu saja Daniel . Aku akan ikut kau pulang"Minhyun .

"Baguslah , aku akan punya teman saat pulang"

"Pernahkah hari harimu tanpa diriku , Niel"

"Hhh ... Aku sadar , hari hariku hanyalah bersamamu kak"Daniel sedikit tertawa .

 Aku sadar , hari hariku hanyalah bersamamu kak"Daniel sedikit tertawa

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Buku dengan part tidak terlalu panjang😚

See you next part!!

Vote and comment!

Ombro-phobia [KangDaniel]Where stories live. Discover now