Hanya dalam satu hari, dalam waktu singkat hitungan jam. Semuanya hancur, menghilang dan sudah tak seperti semula. Pada hari yang sama, disaat hujan membasahi pakaian putihnya, dihari itu pula senyumannya menghilang, sirna seakan tersapu oleh air hu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SELAMAT MEMBACA
.
(JANGAN LUPA COMMENT)
.
Hyunhee, gadis cantik itu berlari menuruni tangga rumahnya. Hyunhee akan merayakan hari kelulusannya hari ini, dia sangat bersemangat. Orang tuanya sudah berada dilantai bawah menunggunya untuk bersama-sama ke sekolahnyanya.
"eomma, appa!" hyunhee memperlihatkan senyum cerianya, dia sangat cantik dengan pakaian kebesaran khusus untuk hari kelulusannya.
Tuan kim jungmyun dan nyonya bae joohyun yang sudah menunggu putri mereka satu-satunya, kim hyunhee yang saat ini sudah bergabung di meja makan. Hyunhee menghampiri kedua orang tuanya dan menghadiahkan kecupan singkat di pipi kedua orang tuanya.
"selamat pagi hyunhee sayang, sudah siap untuk hari kelulusanmu?" tanya nyonya kim dengan penuh senyuman di wajahnya.
Hyunhee mengangguk dengan penuh keyakinan "aku sedikit gugup, tapi aku sangat bersemangat hari ini eomma!" keceriaan hyunhee adalah warna tersendiri bagi rumah besar keluarga kim.
Jungmyun mengusap pelan kepala putrinya, tersenyum bangga pada anaknya yang hari ini akan merayakan hari kelulusannya "appa akan mengantarmu hari ini, tidak ada penolakan!"
Hyunhee menghentikan acara makannya. Ya, selama ini hyunhee sama sekali tidak mengungkapkan identitasnya kepada teman sekolahnya kalau dia adalah anak bungsu dari pasangan kim jungmyun dan bae joohyun. Tapi kali ini hyunhee tidak bisa menolak, bagaimana caranya menolak permintaan appanya? Kalau hari biasa mungkin hyunhee bisa beralasan berbagai macam tapi kalau hari kelulusannya, hyunhee tetap akan ketahuan karena orang tuanya akan datang ke acara kelulusannya.
"appa!" hyunhee akhirnya buka suara setelah lama diam "apa oppa juga akan datang ke acara kelulusanku?" tanya hyunhee dengan takut-takut.
Joohyun tersenyum mendengar pertanyaan putri cantiknya itu "oppamu tentu saja akan datang, tapi eomma tidak tau mereka akan datang kapan, kau pasti tau kalau mereka berdua sedikit gila!" wajar saja kalau joohyun mengatakan kalau kedua putranya sedikit gila, mereka bahkan tidak pulang saat joohyun bahkan sudah menjemput mereka untuk pulang, mereka terlalu dibuka dengan urusan masing-masing. Joohyun sebagai eomma tentu saja kesal, mereka berdua tidak pernah pulang pada ulang tahun joohyun, ulang tahun jungmyun ataupun ulang tahun pernikahan mereka.
Baiklah, joohyun tidak masalah kalau kedua anak nakalnya itu tidak pulang saat acara-acaranya, tapi kedua putranya itu tetap tidak pulang saat joohyun sudah menyiapkan acara ulang tahun untuk kedua anaknya itu. Ya, kedua putranya itu kembar non identik, sama-sama tampan tapi selalu membuat joohyun naik darah. bagaimana dengan jungmyun? Jungmyun hanya membiarkan apa saja yang dilakukan oleh kedua putranya itu.
Hyunhee menghela nafas kesal, kedua oppanya itu harus mendapat hukuman kalau sampai hari ini mereka tetap tidak pulang, mereka berdua bahkan tidak pulang pada pesta ulang tahun hyunhee yang dirayakan secara sederhana. Ya, setelah hyunhee merengek meminta pada orang tuanya agar pesta ulang tahunnya tidak dirayakan dengan terlalu berlebihan. Maklum, hyunhee anak perempuan satu-satunya dan sangat disayang oleh kedua orang tuanya.