RETISALYA

23 3 0
                                        


Ditengah malam yang begitu sunyi
Sepi tak berpenghuni
Serayumu yang dingin,menusuk sampai ke hati
Batin pun  menjerit meratapi cobaan yang kian menjadi

Ditengah kelamnya langit
Aku teteskan air mata
Mengingat jiwa ini terus tersayat-sayat
Oleh sapaan sengkuni yang mengandung caci dan maki

Kini muak mulai membuncah
Kepada sengkuni sang seranah

Inginku membuka topeng kesabaran ini
Yang telah lama menutupi kesengsaraan ini

Inginku teriak, dan terus berteriak
Memanggil sang Tuan bernama kebahagiaan

Sebilah KataWhere stories live. Discover now