Matahari cukup cerah.Gadis itu mengusap peluh di pelipisnya. Ia memandangi seluruh kelasnya yang nampak mulai ramai di penuhi siswa siswi yang entah sedang apa.
"Woy gue pinjem buku Fisika dong." kata salah seorang siswa.
"Pinjem apa nyontek." sahut siswa yang lain dan di penuhi gelak tawa seisi ruangan.Tapi tidak dengan gadis itu.
"Weyy Weyy..Bu Lita datang." Teriak Seorang siswa heboh.
Kelas di isi dengan suara keluhan para Pelajar yang tidak mau belajar Fisika.Selain bosan mereka juga di buat pusing dengan rumus-rumus yang tertera.Semua rumus tanda tanya di mata mereka.
"Selamat pagi..."Sapa bu Lita.
"Pagiii..." Jawab meraka serempak.
Bu Lita duduk di kursi dan mulai menyebut nama-nama yang tertera di absen.
"Alvia Rahmah... "
"Ada Bu"
"Alisa Fandira..."
"Saya Bu"
"Dania Anastasia..."
Gadis itu tak menjawab.Ia hanya mengangkat sebelah tangannya.Mengisyaratkan bahwa dirinya ada.
"Riki Putra." Lanjut guru itu lagi.
Hening.
"Riki kemana ?"Tanya Guru itu
"Tidak tau Bu" sahut seorang siswa.
Bu Lita melanjutkan mengabsen nama-nama murid.
......dan selesai.
"Bu ada PR." Kata seorang yang duduk paling depan.
"Ohh iyaa Ibu hampir lupa." kata Guru itu sambil tersenyum dan menepuk sedikit jidatnya.
Sementra itu kelas di isi dengan suara kericuhan, dan tarik menarik buku.
"PR nya sudah selesai kan ?" Tanya Guru itu.
Tak ada jawaban,hanya suara keributan yang menggema di seluruh ruangan.
"YANG TIDAK MENGERJAKAN PR BERDIRI DI DEPAN !!" Teriak Guru itu lantang.
Hening.
"AYOOO !!" Katanya lagi.
Beberapa siswa dan siswi beranjak dari kursi dan menurut apa kata bu Lita untuk maju ke depan.
Mereka berbaris rapi dengan kepala tertunduk di bawah.Tapi tidak dengan satu siswa yang merasa santai dan tidak terbebani.
"Kamu lagi..Kamu lagi.." Kata guru itu pada seorang siswa yang terlihat baik-baik saja.
"Apa alasanmu kali ini." Guru itu menucap kata 'Kali ini', mungkin sudah terlalu banyak alasan yang di buatnya.
"Buku saya ada di Riki bu,kan Riki nya gak--"
"Kamu suruh Riki ngerjain PR kmu lagi ?" potong guru itu lantang.
"Abisnya susah bu,saya gak ngerti" Jawab siswa itu tanpa dosa. Guru itu geleng-geleng kepala.
"Kalian Ibu hukum.Bersihin Toilet dan gudang belakang sekolah.Dan Kamu Agatha" kata guru itu menunjuk "Kamu dapat hukuman tambahan.Keliling lapangan lima puluh putaran." kata guru itu.Tidak ada tanda keberatan dari wajah siswa itu.Biasa-biasa saja.
💀💀💀
Jam pertama dan kedua selesai.Para siswa bernafas lega.Mereka cukup suntuk dengan pelajaran Fisika kali ini.Di tambah lagi dengan suara cempreng bu Lita yang tak henti-hentinya menjelaskan.
YOU ARE READING
Misteri Rumah Di Kampung Mati
HorrorGadis dingin itu mempunyai kelebihan,yaitu dapat melihat makhluk-makhluk gaib dan bisa merasakan sesuatu bila ia menyentuh benda yang mempunyai kisah di masa lalu. Tugas Biologi membuat ia dan teman-temannya masuk kedalam hutan.Berhari-hari mereka...
