part.1

715 29 1
                                        

Hari ini adalah hari pertama joshi dan martin menginjak kaki nya dikelas 12 sekolah menengah atas. Sejak kecil josh dan martin selalu bersamaan karena mereka tak bisa dipisahkan,jika salah satu dari mereka tidak sekolah maka satunya pun tak bersekolah.

Itulah prinsip mereka, aneh? Memang. Disini josh lah yang tertua umur mereka hanya beda satu tahun tapi mereka satu angkatan dan satu kelas yang sama.

"Martin cepat, nanti telat" teriak josh didepan rumah martin sedangkan martin sedang berjalan santai menuju mobil josh dengan tangan yang membawa 2 roti.

"Nih" kata martin memberikan roti yang sudah disiapkan mamahnya-Lyra.

lalu ia duduk josh menerima rotinya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karena ia membawa adiknya Loren fernandez .

"Liat tuh tuan Putri udah bete nungguin lo dari tadi" kata josh.

"Haha iyaiya maaf ya soalnya gue minta duit jajan dulu buat jajanin lo de" canda martin, loren langsung exited

"Wah yang bener kak"

"Tapi bohong.. " kata martin tertawa terbahak-bahak josh pun sama. Loren langsung melengkungkan bibirnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Aku bilangin kalian berdua sama papah juna" kata loren mengadu yang mulai mengeluarkan ponselnya dari tas nya menelpon Arjuna.

Kedua lakilaki ini pun saling bertatapan dengan tatapan terkejut, karena mereka takut jika loren sudah mengadu pada arjuna bisabisa pria itu tak memberikan josh membawa mobil lagi.

"Eh eh iya iya nanti si Martin teraktir kamu kok dek" kata Josh menahan tawanya melihat raut wajah Martin Yang memelas.

"you are serious" kata loren menaruh ponselnya kembali dan menatap Martin lekatlekat, Martin mengangguk pasrah.

"Yes, tengkyu" girang Loren sambil mengecup pipi Josh dan Martin.

Setelah beberapa menit kemudian mereka sampai disekolah Josh memarkirkan mobilnya dan setelah itu mereka turun Loren yang selalu berjalan ditengah kedua lakilaki tampan ini yang selalu digandengan oleh keduanya.

Banyak siswa/i Yang melihatnya kagum dengan ketiga saudara ini, mereka selalu berfikir kalau loren sangat beruntung selalu dikelilingi lakilaki tampan.

Tapi loren sendiripun tak ingin dikelilingi oleh lakilaki tampan macam mereka ini, karena loren sendiripun merasa risih dan tak nyaman karena teman² nya selalu meminta foto lakilaki Yang sekarang sedang menggandengnya ini.

Loren berbeda kelas dengan kedua kakaknya ini karena loren adalah anak kelas 10 sedangkan Martin dan Josh kelas 12 .

"Udah ya anter aku sampe sini aja, mending kalian balik kekelas deh udah telat tau" ketus loren kesal dengan kedua kakaknya Yang sangat posesif ini.

"Tapikan belum sampe ren" kata Josh.

"Aku anterin ya" celetus Martin.

"No" loren langsung berlari sambil melambaikan tangannya karena tak ingin kakaknya mengikuti.

"Hatihati ren jangan lari" teriak Josh lalu berbalik menuju kelas, Martin masih memperhatikan loren Yang sedang berlari menuju kelasnya Yang lumayan masih agak jauh itu sesekali menabrak orang orang Yang berjalan, Martin meringis melihatnya.

"Dasar ceroboh banget sih" kata Martin menggeleng melihat tingkah lucunya loren, lalu ia tersenyum.

Josh Yang sudah berjalan dan ia baru sadar karena Martin tak mengikutinya, lalu ia berbalik melihat Martin Yang masih berdiri melihat adiknya Yang sedang berlari.

Aku,Kau,dan SepupukuStories to obsess over. Discover now