kisah pertama

43 10 3
                                        

"kamu akan saya pindah tugaskan,jadi mulai lusa kamu tidak akan bekerja bersama saya lagi " ucap pria tua dengan bersandar di kursi kebesarannya.

"pindah tugas pak?"

"iya karna ada yang lebih membutuhkan mu daripada saya,apa kamu siap?"

"baiklah segera bersiap dan persiapkan dirimu dan saya akan mengirimkan alamatnya padamu" lanjut pria itu

   Seorang gadis 24 tahun itupun pergi meninggalkan ruangan presedir yang sudah memperkerjakan nya sebagai sekertaris selama dua tahun belakangan ini.

  Hai namaku saera sidiqi,bekerja sebagai sekertaris disebuah perusahan dibidang properti,umurku 24 tahun.

Aku ingin sedikit bercerita mengenai orang yang membuatku berada di titik kesuksesan seperti sekarang, yang membuatku berusaha belajar sebaik mungkin,yang membuatku selalu memantaskan diri tapi disisi lain dia yang membuatku tidak menjadi diriku sendiri.

   Dialah laki laki hitam manis yang sudah membuatku jatuh cinta pada masa remaja ku dan sampai sekarang aku masih merasakan hal itu hanya saja raganya tidak ada di hadapanku.

   Aku tidak akan memberitahu namanya ikuti saja alurya maka kita akan tau siapa dia.

"terima kasih saya akan mengurusnya secepat mungkin" seorang pria muda bejalan melewati beberapa karyawan dengan memegang handphone

"akhhh"

"sampai jumpa lusa dan tenang saja semuanya akan terurus dengan baik" ucap si pria mengakhiri panggilan

"ahh apa anda baik baik saja?mari saya bantu" tanya pria tersebut sambil membantu gadis itu berdiri

"saya baik baik saj---"

"anda" tunjuk gadis tersebut

"akhh perkenalkan saya abqari agam agler,panggil saja agam saya salah satu jaksa disini" ucap pria tersebut dengan mengajak bersalaman

"apa anda sekertaris yang akan bekerja disini"? Lanjutnya

"oh kenapa anda bisa tau?" heran gadis tersebut

"karna kata ayah saya akan datang yang akan menjadi sekertaris saya pada jam 8 dan ini sudah jam delapan apa saya benar?"

"yah anda benar"

"mari masuk keruangan saya dulu"

Orang itu,orang yang membuat saera di titik sekarang kenapa ada disini? Dihadapannya? Apakah ini mimpi saera tidak mau bertemu dia lagi tapi saera tidak mau kalau ini hanya mimpi belakang.

"baik siapa nama anda?"tanya pria tersebut

"saya ehh--"

Apakah laki laki ini tak ingat dengannya,apakah dia memang melupakannya kenapa? Kenapa dari dulu sikap dia tak berubah,itulah isi hati dan pikiran saera

"saya saera sidiqi,saya yang akan menjadi sekertaris anda saya dipindah tugaskan oleh presedir"

"saeraa?"

"ada apa pak?"

"saeraa?"

"iyah saya sendiri pak?"

Pria tersebut berbalik badan dan berjalan menuju jendela besar yang memperlihatkan pemandangan kota yang padat.
Pria itu bergumam dan itu masih bisa saera dengar saerang terkejut akan apa yang dikatakan pria bernama agam itu.

"saera si sok kaya itu? Saera yang mencintai pria dan memaksa menjadikan kekasihnya? Hah saera yang tidak pernah mencintai diri sendiri?"


  

if i can't have youHistórias para pegar e não largar. Descubra agora