Awal dimulai

67 4 1
                                        

Drtt.... Drttt....

Suara alarm yang terus berbunyi membangunkan sang pemilik , serta matahari yang mulai meninggi menandakan hari baru akan tiba. seorang  gadis bernama Alexa Victoria Putri masih bergelung dengan selimut tebalnya.
" Lexa.. Cepat bangunn ini hari pertamamu ke sekolaah!!!" kata sang bunda yang berusaha membangunkan anaknya.
" Sebentar bundaa, 5 menit lagii aku masih mengantuk" jawab Alexa.
" sekarang sudah jam 6:30 , segera bangun" kata bunda.
" hah!!! Ahhh bundaa tidakk dari tadi membangunkanku , ini hari pertamaku sekolah dan sudah terlambat, ya sudah aku akan bersiap". Kata Alexa menggerutu.

Alexa sudah sampai di sekolah , ia bersemangat sekali memulai hari baru , awal baru di sekolah baru nya ini. Meskipun ia terlambat dan lupa bahwa rambutnya masih blonde kecoklat-coklatan.Banyak siswa berbaris rapi dari berbagai sekolah. Pohon trembesi yang menjulang tinggi yang pertama kali ia lihat, Sejuk dan menawan itulah kalimat yang cocok menggambarkan pohon trembesi ini. Terdapat pembagian gugus dan ia di gugus " Kelemahlembutan " persis seperti dirinya yang lemahlembut pikirnya.
Sampai di barisan ia menyapa beberapa teman barunya yang satu gugus dengannya.
" Hai! Aku Alexa dan kamu? " Katanya ramah.
" Hai! Alexa, aku Grace". kata teman baru Alexa.
" kuharap kita bisa berteman" Tambahnya dengan senyum manisnya.

Banyak kegiatan dan peraturan yang sudah disampaikan sampailah di penutup acara, namun sebelum itu nama Alexa di panggil untuk menemui tata tertib. Mungkin hal menarik bagi sebagian orang dihari awalmu ke sekolah sudah di panggil oleh petugas tata tertib, tidak bagi Alexa ia binggung apa yang ia lakukan. Dan ia baru sadar bahwa rambutnya masih blonder dan ia tadi terlambat datang " baguss Lexaa kamu melupakan itu dalam beberapa jam ". katanya dalam hati.

" Kamu tau apa kesalahanmu? ". Kata salah satu kakak kelas tatib yang kuketahui namanya Theo.
" Rambut saya masih berwarna dan saya datang terlambat kak". kataku dengan mantab.Bukankah kesalahan memang harus di pertanggung jawabkan bukan maksud tak sopan.
" kalo kamu sadar besok rambut kamu harus hitam dan jangan datang terlambat, mengerti? ". Katanya lagi.
" Iya kak mengerti" jawabku dengan malas.

Alexa pov
Akhirnya acara hari ini selesai dengan lancar meski hari pertamaku
sedikit sial akibat terlambatku dan lupa mewarnai rambut. Aku merebahkan tubuhku ke atas kasur kesayangan ku dan siap memulai hari esok yang lebih baik.

kuuukuuuryuuukkk....
suara ayam yang menggelegar di telinga menandakan hari mulai beraktifitas. Aku bersiap menguncir rambutku sesuai peraturan yaitu di kepang dua dan memakai pita.

Hari ini adalah hari martikurasi jadi kita dipindahkan ke kelas untuk mengadakan tes , lalu dihimbau untuk duduk sesuai yang telat di tentukan

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Hari ini adalah hari martikurasi jadi kita dipindahkan ke kelas untuk mengadakan tes , lalu dihimbau untuk duduk sesuai yang telat di tentukan. Tapi ada satu anak laki-laku yang membuatku kesal, ini hari kedua dan ia melanggar aturan dengan duduk di tempat lain, akhirnya aku menegurnya daripada ia terkena masalah sepertiku kemarin.
" Hei kamu, duduk sesuai tempatmu , kan sudah dibilang untuk duduk sesuai" kataku.
" Apa sih " katanya singkat dan dingin. Tapi ia akhirnya tetap duduk sesuai dan ternyata itu di sebelahku.
" Hey maaf aku tadi memarahimu, namaku Alexa dan kamu? " Kataku ramah dengan tersenyum manis.
" Dave " jawabnya dingin.
wahh menarik sekaliiii anak inii kataku dalam hati. Aku dan ia mengerjakan test dengan baik dan diselingi dengan canda tawa ,ku kira ia orang yang dingin namun ternyata ia hangat seperti matahari.

DAVE POV
apa-apaan gadis ini terserah kan aku mau duduk dimana malah ia melarangku , ia manis sih tapi cerewet sekali. akhirnya kujawab dengan singkat dan dingin di setiap perkataannya. Namun setelah test berlangsung ia memang anak yang ramah dan manis aku menyukainya ia bisa membuat sekitar menjadi hangat dan nyaman.

Alexa Dan Dave Pov End 

waktu berlalu sudah selesai acara MPLS kita dan ditutup dengan acara
" Malam inagurasi " yang menjadi awal perjuangan kita di masa putih abu-abu dan dilaksanakan dibawah pohon trembesi. Beberapa waktu Alexa dan Dave mulai dekat dan nyaman satu sama lain namun masih tak berani memgutarakan perasaan , karena Alexa sendiri berprinsip
" Jadilah wanita yang susah di dapat namun bangga jika dimiliki". Itu yang membuat Alexa sedikit tak peka akan banyak cowok yang mengejarnya. Di malam inagurasi banyak rangkaian acara hingga tiba di penutupan banyak kembang api yang di letuskan memeriahkan acara. Di malam itu Alexa foto bersama Dave di background'i oleh pohon trembesi sebagai kenangan bahwa ia memiliki kisah di bawah pohon trembesi.
Dan Alexa menulis kisah pada buku diary nya. Yang berjudul menghangatkan yaitu :
" ku mulai kisah di bawah pohon trembesi ". Pohon yang sejuk dan Menawan seperti dia yang membuat kesejukkan tersendiri dan menawan dengan dirinya yang apa adanya.
Ini lah Awal kisah dimulai, aku sudah jatuh cinta namun aku tak akan mengungkapkan padamu , hanya pada bulan yang menjadi saksi aku mengagumimu dalam diam.


Next Updatee sabar yaaa....

Berawal di bawah pohon trembesiStories to obsess over. Discover now