Aku adalah Byun Baekhyun, aku dilahirkan di distrik Wonmi-gu, Bucheon.
Aku dilahirkan di keluarga yang kurang harmonis. Mungkin hampir setiap hari, ayah dan ibuku selalu bertengkar. Padahal menurutku yang dipermasalahkan hanya masalah kecil. Telingaku benar benar bosan mendengar ocehan mereka.
Mereka itu, mungkin bisa dibilang aneh. Kenapa? Karena mereka selalu memarahiku, katanya aku dungu. Itu karena kakak dan adekku selalu mendapatkan peringkat 1 dikelas. Sedangkan aku? Tidak pernah sama sekali mendapatkan peringkat 1. Aku hanya mendapat dibawahnya, 2 atau 3.
Mungkin kalian berpikir, peringkat 2 atau 3 itu lumayan. Tapi, berbeda dengan pendapat orangtuaku. Menurut mereka, aku ini benar benar dungu, aku ini aib keluarga. Benar benar orang tua aneh.
Pyar!
Ah, baru saja aku berkata tentang mereka. Mereka berulah lagi. Mereka benar benar menyebalkan. Aku tidak suka rumah ini. Suasananya benar benar mengerikan.
Aku duduk di salah satu bangku di taman dekat rumah. Aku pergi untuk keluar dari suasana yang mengerikan itu.
Sejuk, aku suka angin malam ini. Angin malam itu benar benar menyenangkan. Walaupun katanya, angin malam bisa membuat sakit.
Kendaraan yang lewat disini sudah sedikit. Benar benar suasana yang indah.
***
"Jangan tidur disini, Gelandangan!" Tiba tiba seorang laki laki mengagetkan Baekhyun yang sedang tertidur.
"Ah maaf," baekhyun mengucek matanya. Lalu menoleh keatas untuk melihat laki itu. "Maaf, anda siapa ya? Saya tidak pernah melihat anda sebelumnya."
"Namaku Kim Jongin, tapi fansku memanggilku Kai."
"Oh, apa kamu seorang idol?"
"Tidak, aku hanya seorang selebgram."
"Wah, mimpi apa aku tadi? Bisa bertemu dengan orang terkenal!"
"Namamu siapa?"
"Aku Byun Baekhyun."
"Ah, kenapa kau tadi merendah? Padahal kau lebih punya banyak followers daripadaku. Bagaimana aku bisa tak mengenalimu...."
"Haha, bagaimana kau tahu aku?"
"Tentu saja! Aku followersmu juga! Kau benar benar lupa aku. Aku benar benar membencimu. Aku ini teman lamamu! Kenapa kamu nggak follback aku?"
Baekhyun merogoh sakunya, ia seperti mencari sesuatu.
"Apa nama instagrammu?"
"Ah kakak ini, benar benar tidak tahu aku!" Kai kesal. Menurutnya, ia itu sudah sangat terkenal. Kai dan Baekhyun juga saat SD berteman. Mungkin setelah ini dia menjelaskan dirinya pada Baekhyun. "Namanya zkdlin!"
"Ini?" Baekhyun mendekatkan ponselnya pada Kai.
"Bukan! Itu hanya fansku. Ia membuat nama yang mirip denganku. Punyaku yang paling atas."
"Oh yang ini, sudah aku follow ya!"
"Terimakasih, kak. Boleh kita berfoto bersama? Untuk sebuah awalan setelah kita sudah lama tidak bertemu!"
"Baiklah."
Jongin itu..., ah, maksutku Kai. Dia baik, ia juga menyenangkan saat diajak bicara. Aku akan menganggapnya sebagai temanku, adik kandungku, dan..., entahlah. Tapi dia sedikit menyebalkan.
***
Tiba tiba saat Baekhyun melangkah menuju kamarnya, seorang laki laki paruh baya datang menghampirinya.
"Kau ini darimana? Kau mau jadi apa? Hah? Kenapa kau malah keluyuran? Kenapa tidak belajar? Kau harus belajar!"
Aneh, waktu telah menunjukan pukul 10. Sedangkan aku? diperintah untuk belajar. Padahal kakak dan adikku sudah tidur. Benar benar tidak adil.
Andai saja itu bukan orang tuaku, mungkin aku sudah mencacinya.
Aku hanya diam, tak menjawab. Lalu melanjutkan langkahku kekamar. Apa aku durhaka?
***
Tringg...
Baru saja aku hampir tertidur, kenapa ponselku harus berbunyi? Kenapa aku lupa untuk mematikan nada deringku? Huh.
Oh, ternyata notif dari si zetkadlin. Parah, ia selalu mengganggu tidurku malam ini.
Zetkadlin : p,
Aku : y?
Zetkadlin : dasar couo, dingin
Aku : dingin y pk selimut? tll
Zetkadlin : galak bgt🥴😭
Aku : ...
Zetkadlin: kakak lomba ngebandnya kpn?
Aku : ih kok tau, kan ak g share di ig
Zetkadlin : keren kan aku?
Aku : stalker ya?!
Zetkadlin : kakak vokalis utamanya kan?
Aku : aku takut sm kamu😭
Zetkadlin : udah ah, kakak tdr🥰
Aku : emotemu😭
Zetkadlin : g ush bls, slmt tdr😇❤
Zetkadlin!!! Kau benar benar membuatku jijik sekarang. Ngantukku jadi hilang karenamu, Julkaidin!
Tring...
Zetkadlin: mimpi indah😁💖💕
JULKAIDINNN!!!!!!!
Maaf kalau ada salahhh kataa😭🙏🙏🙏
