begin 🌈

518 23 0
                                        

"𝙉𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝘼𝙡𝙞𝙘𝙚𝙖.
𝙙𝙞𝙖 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙬𝙖𝙧 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠𝙠𝙪,
𝙗𝙚𝙧𝙙𝙪𝙧𝙞, 𝙏𝙖𝙥𝙞 𝙘𝙖𝙣𝙩𝙞𝙠.
𝘼𝙠𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙙𝙞𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙖𝙨
𝙥𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙖𝙣𝙠𝙪.

𝘼𝙡𝙞𝙘𝙚𝙖,𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪𝙢𝙪."
-𝗣𝘂𝘁𝗿𝗮

"lice! lu ga jijik apa?" tanya Shea sambil menatap kertas yang tertempel di Mading.

"jijik..." jawabku singkat. Putra mengikuti lomba puisi, itu bagus. Tapi mengapa dia harus memajangnya di mading?! memalukan...

"Apa alicea ga malu? di mading loh!"

"iya ih kan banyak yang liat!"

"gue kalo jadi alicea jijik plus malu sih..."

"tapi Putra kan cakep..."

"Tetep aja lah"

"Duh shea, gue malu banget nih..." Keluhku sambil mengumpat dibalik badan Shea.

"Lu samperin aja putranya, omongin baik baik kalo lo ga suka sama dia" balas Shea.

"Gaperlu gitu sih...cuma harus apa di pajang di mading?!" tanyaku. Shea berfikir dan tertawa.

"Dia kan menang lomba lice, wajar lah dipasang di mading!" jawab Shea sambil menarikku agar tidak mengumpat dibaliknya.

"Kenapa harus tentang gue??? Akh ga tau ah!" Aku pun pergi meninggalkan mading dan kembali kekelas.

"woi alicea! Gue ke ruang teater ya!!!" teriak Shea dari kejauhan.

dikelas seperti biasa sedang ada Aaron si bandel

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

dikelas seperti biasa sedang ada Aaron si bandel. Dia itu sahabatku dari kecil. Orangtuanya juga bersahabat dengan orangtuaku. Mamahku dan mamahnya berteman sejak TK.

"laron! lu dah ngerjain pr??" tanyaku. Aku mempunyai panggilan khusus untuk Aaron. "Laron". Aaron menoleh dan menatapku.

"Alicea...lo tuh sahabatan sama gue dari kapan si? Masih nanya aja seorang Aaron tampan ini ngerjain pr atau ngga? jelas lah...GA." jawab Aaron dramatis.

"iya sih ngapain gue nanyain lu ya, btw lu tau kan putra suka sama gua? Ih puisi singkatnya di pajang woi dimading!!! Gila gue malu banget sumpah!" curhat gue sambil duduk dimejanya.

"bagus, dia kan ganteng, menang banyak lu ce, harusnya bangga lo, pada iri ama lo" ujar Aaron sambil ikut ikutan duduk di meja. Dikelas ku cuma ada aku dan Aaron.

"Lo iri ye???" goda ku. Aaron memukul lenganku pelan.

"ngaco lo! gue masih suka cewe ya!" protes Aaron. Aku hanya tertawa.

"AARON!!! DICARIIN ATHALLA!!" teriak si cempreng Kanaya. Dia sahabatku juga. Aku,Shea,Aaron dan Kanaya itu sahabatan. Aku sama Aaron dari TK, aku,shea dan Kanaya dari SD.

"NGAPAIN DIA NYARIIN GUAA" Aaron ikutan teriak. Padahal kanaya ada didepan pintu.

"gausah ngegas mas! Udah sono ke Athalla!" Usirku sambil mendorongnya pergi.

"aneh banget noh orang" kata Kanaya sambil menghampiriku.

"ce, lo suka sama siapa dah?" Tanya kanaya tiba tiba.

"ga tau nih...gue lagi ga suka sama siapa siapa..." jawab ku. Kanaya tersenyum.

"mau gue kenalin ga? gue punya kenalan dia anak basket" tawar Kanaya. Kenalin cowo? mau mau aja sih...cuma aku masih ga mau pacaran.

"emm pdkt dl mau ga? ga langsung pacaran elah!" sepertinya Kanaya tau apa yang kupikirkan.

"yaudah skuyy!!" seru ku sambil menarik Kanaya.

kami sampai didepan ruangan basket. Oiya basket disekolahku indoor bukan outdoor. Yang outdoor itu cuma futsal,baseball, sama berkuda.

tok tok tok!

"masuk!" seru seseorang didalamnya. Lah?! aaron? athalla?

"lah ngapain kalian berdua?" tanya aaron heran. Aku dan kanaya pun juga heran.

"Ohh athalla ngajak aaron kesini~" kata Kanaya.

"Terus kalian ngapain?" Tanya athalla.

"Ini, kanaya mau ngenalin aku cowo katanya anak basket, emang siapa nay?" tanyaku. Kanaya menunjukan smirknya.

"DEVA!!" teriak Kanaya yang membuat seisi ruangan basket budek.

"Buset apaan dah lo teriaknya!" protes Athalla kesal. Kanaya cekikikan.

deva...? siapa dia?

seseorang menghampiri kanaya.

"napa?" ohh jadi dia yang namanya Deva...mayan juga sih...cuma kok selama aku sekolah di SMA Labschool ini, belum pernah samasekali melihat bocah ini...

"nih lice yang namanya deva! cakep kan??" Kata Kanaya dengan bangganya.

"HELLO MY PRENSS!!!" sapa seseorang sambil merangkul aku dan Kanaya dari belakang. Ternyata shea...

"ngapain lo?" tanya aaron. Shea menatap aaron kesal.

"mang ngapa hah??? gue kesini gabole?! kata Nathia kalian semua di sini! so, gue samperin" jelas Shea.

"Dev, menurut lo alicea cantik ga?" tanya Kanaya lagi. Deva menatapku tajam.

"ga" jawabnya lalu kembali bermain basket.

"ih deva belom!!! sini duluuu!!!" teriak kanaya kesal. Deva tidak menghiraukan kanaya.

"Mampus lo dibilang jelek wkwkwkwk" ejek aaron dengan puasnya. Aku menatap aaron jengkel dan menginjak kakinya.

"yeuuu vangke!"

"𝘭𝘪𝘤𝘦,𝘭𝘰 𝘨𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘢𝘫𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘰

teman rasa🕊️|| HIATStories to obsess over. Discover now