1

0 0 0
                                        

Ingatanku menyelinap ke lorong masa lalu
Kala dirimu awalnya menegakkan kepalamu di atas awan
Dan aku memalingkan wajahku ke arah tanah
Sungguh.. Saat itu aku benar membencimu.
Tapi, seiring berjalannya waktu
Pertemuan demi pertemuan yang tak sengaja berujung rasa nyaman
Saling berbagi kisah..
Kamu ingat,  ketika aku dan kamu duduk di teras kelas sambil bercerita ttg hal yang kita hadapi, dari sana kamu mulai selalu mengutamakanku dalam kehidupanmu.
Bahkan,  kamupun mengacuhkan pacarmu demi bersamaku. 
Dari sana,  pacarmu menganggapku pengkhianat.
"Entah mengapa mereka selalu menganggapku pengkhianat karena dekat dengan orang2 yg special bagi mereka.  Padahal aku tidak pernah merencanakan itu semua.  Semua kedekatanku murni karena aku berteman dengan ketulusan"
Lalu..  Sejak pacarmu itu memberimu pilihan.  Aku atau Dia.  Kenapa kamu memilihku. Kenapa kamu memperhatikanku.  Kenapa kamu membuatku nyaman.  Saat aku benar-benar tidak bisa mengontrol hatiku lagi.  Kenapa kamu malah jadian sama orang lain.  Tahukah kamu,  saat kamu menjadi milik orang lain dan bersikap mesra. Aku susah payah menahan gejolak yang hadir di hatiku,  Aku ingin teriak,  kamu tega...! Sedangkan kamu tampak sengaja bermesraan dengan dia tapi matamu mengarah kepadaku. 
Seandainya saja kamu tdk jadian dengan dia.  Mungkin saat itulah aku benar2 bisa bahagia di usiaku saat itu. 
Kamu egois.  Kamu bermesraan dengan dia tp kamu melarang cowok lain deketin aku.  Padahal kamu bukan siapa-siapa aku. Bahkan cowok yang deketin aku juga bilang bahwa siapa kamu?  Apa hak kamu larang2? Tapi kamu gak pernah jawab. Kamu selalu melarang mereka tp kamu bersikap mesra kepada orang lain.  Sungguh dunia pada saat itu terasa begitu panas. 
Mengapa pada saat itu kita egois. Mengapa kita tidak saling jujur. Mungkin saat itu kita akan bahagia bersama. 
Aku menantimu selama 4 tahun, berharap kita akan selalu dekat... Aku seperti orang bodoh yang selalu mengutamakan kamu dalam kehidupanku.  Aku kehilangan arah dan hanya memikirkan tentang kamu kamu dan kamu.  Tapi mungkin kamu tidak pernah mengingatku.  Aku benar-benar bodoh saat itu. Aku menantikan tunangan orang lain untuk bersamaku.  Sampai akhirnya aku berdoa kepada Tuhan.  ya Allah jika dia memang jodohku tolong dekatkan padaku,  jika dia bukan jodohku tolong hilangkan perasaaanku padanya dan berilah seseorang yang bisa membuatku bahagia. 
Lukaku karenamu
Lelahku karenamu
Disembuhkan oleh seseorang yang lebih baik darimu.  Aku bersyukur Allah masih menyayangiku dengan memberikan penawar disaat hatiku hancur. 
Saat hatiku sudah bahagia,  kamu datang kamu perhatian kamu baik dan kamu juga datang dengan status sendirian.  Tp aku bertunangan dg orang lain.  Sejak kamu tau itu,  kamu pun memilih utk pergi meninggalkan semua harapan dan kenangan kita.  Dan menghilang tanpa kabar apapun. 
Mungkin dulu kita saling ada rasa,  saling ingin memiliki dan ingin membahagiakan.  Tapi saat keinginan itu ada selalu ada luka yang menghampiri. Cinta sejati itu tidak menyakitkan.  Tapi bersamamu bahagia tp selalu ada rasa sakit yang muncul.  Kita tidak berjodoh.  Mudah2an kita selalu bahagia dengan kehidupan kita dan selau dijaga dari hal-hal yang tidak baik.  Aku Bahagia dengan hidupku sekarang

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 24, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Friend ZoneWhere stories live. Discover now