Bagian 1(Dia tipeku)

28 1 4
                                        

Aqila zahra

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Aqila zahra

Rava artana

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Rava artana

Alarm berdering di samping telinga ku berkali-kali, pagi hari yang biasanya sangat tidak disukai oleh pelajar adalah harus bangun pagi, sholat, mandi dan bersiap berangkat kesekolah Setelah bersiap siap aku langsung berangkat sekolah.

Aku Aqila Zahra yang sekolah di Aviation School, saat tiba di sekolah prinsip ku setiap aku menginjak gerbang sekolah disitulah aku mengubah hari menjadi luar biasa itu sebab nya aku termasuk ke golongan anak yang ceria.

"pagi bapakkkkk". Dengan nada panjang aku menyapa guruku yang memantau siswa nya memarkirkan kendaraan nya, dan aku tidak lupa untuk tersenyum.

Lalu jam demi jam pelajaran ku lalui seperti biasa di sekolah dan sebentar lagi tak terasa tiba masanya akan datang kenaikan kelas, aku masih duduk di kelas 10 dengan jurusan administrasi perkantoran.

Nah seiring berjalan nya hari tiba pula masanya pergantian siswa-siswi baru dan aku naik ke kelas 11, saat nya untuk mengadakan MOS (masa orientasi siswa) untuk siswa-siswi ajaran baru, aku terpilih menjadi panitia mos dan pada saat itu kami berkumpul untuk mepersiapkan rencana mos.
Teriknya matahari semakin membuatnya bersinar dan mata ku terbuka melihat dia yang memakai baju putih dengan rambut agak acak yang sedikit sexy.

Kemudian aku berbisik pada sahabatku liza.
"si rava keren yaa gaya nya". Ujar ku
Liza pun berkata,
"kau suka yaa sama dia". Sesambil menghoda ku.
Aku pun menolak perkataan nya.
"ah enggak ah, apaan si zaaa" sesambil tertawa malu.
"aku panggil dia yaa". Kata Liza
"eh jangan-jangan". Sambil ku coba menutup mulut liza.

 Sambil ku coba menutup mulut liza

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Liza yana

Setelah kami pulang dan aku bersantai di kos dan ku liat ada notif di hp ku, dengan tercengang aku melihat daftar nama kelompok panitia untuk per gugus nya, tak ku sangka aku satu kelompok dengan nya. Jantung ku sedikit bergetar sesambil bingung dan berfikir "ah gk mungkin lah aku suka sama dia" aku berfikir begitu karna sedari aku smp aku tidak sama sekali mengenal apa itu cinta-cintaan jadi wajar kalau positif thinking masalah begituan.

*hari-hari berikutnya*

Hari ini tiba nya hari pertama mos kami melaksanakan tugas kami untuk membimbing adik-adik gugus.
Pada saat itu aku ingin mengambil pita rambut adik kelas yang tertinggal di ruang kelas karna kami sedang melakukan kegiatan di lapangan belakang sekolah dan setiap adik gugus wajib memakai pita di rambut sebagai atribut mos.

Aku pun kembali menuju lapangan dan ada teman ku yang mengajak aku berbicara dan posisi badan ku berbalik ke arahnya sambil berjalan keluar lorong menuju luar lapangan.

"la nanti pita yang kamu ambil di gunting terus di bagikan ke adik yg belum pakai pita yaa". Ujar lia temanku.
"iya aman-aman". Kata ku

Dan pada saat aku berbalik badan tiba-tiba rava hampir bertabrakan dengan ku, aku sangat terkejut dan bingung entah mengapa jantungku berdebar lagi.

Lalu rava berhenti sejenak dan melihatku yang terkejut dan melanjutkan jalan nya kembali, malu nya aku karna salah tingkah setelah itu rasa nya seperti perasaan yang tercampur aduk. Kemudian aku fokus kembali pada kegiatan mos yang dilakukan dan menahan rasa deg-degan ku ini saat dia tepat berada di sampingku, rava adalah pria yang terlihat biasa namun sangat berpengaruh di sekolah, ia sudah mengharumkan nama sekolah dalam setiap lomba-lomba yang ia ikuti sebagai perwakilan sekolah beberapa kali, rava juga anak yang sedikit pendiam jadi sulit untuk lebih kenal dekat dengan nya.

Kalau dipikir-pikir dia sudah mecukupi standar tipe cowo idealku tapi aku masih canggung untuk mengakuinya, selama mos pandangan ku selalu tertuju padanya rasanya seperti candu saat melihat senyumnya heran saja jadi gini rasanya suka sama seseorang, kita selalu liatin dia,pikirin dia dan cari tau hal-hal tentang dia.

Terima kasih telah membaca😊
Cerita kelanjutan nya akan update setap hari senin atau rabu yaa,,stay tune😘

Ayo tinggalkan komentar kalian jika suka dengan cerita ini dan jangan lupa follow yaa😊

Dan jangan lupa berkenalan dengan penulis bisa melalui media sosial instagram @ellaaaputri

Cintai Aku Satu Hari SajaWhere stories live. Discover now